Langsung ke konten utama

GRATISS!!!!


GRATIS
Banyak orang yang suka banget sama yang namanya gratisan. Tapi apakah kalian tahu tentang gratis sebenarnya? Menurut penelitian bratis mengandung dua makna yaitu gratis yang menguntungkan dan gratis yang merugikan. Mungkin kali ini gue tergolong di gratis yang merugikan. Simak ini,

Weekend kali ini gue dilemma banget, karena ada dua acara yang menarik untuk gue ikutin, yaitu ngaji ama arisan. Mungkin anak muda jaman sekarang nggak bakalan milih arisan, kenapa? Karena nggak mau kena dosanya ibu-ibu yang ngegossip di sana (nggak ngikut gossip aja udah banyak dosa) dan begitu juga ngaji, mungkin temen-temen gue ketika gue ajak ngaji pasti pada nolak kenapa?? Karena mayoritas temen-temen gue itu pada non, kalau gue paksa malah berabe tar urusannya. Kebanyakan anak muda sekarang kalau weekend jalan sama pacar, (lah kalau gue jalan ama siapa?? Ama closed!!! Jangan mentang-mentang temen deket gue closed terus suruh jalan ama closed!!!) ada juga yang ngabisin waktu weekend dengan jalan-jalan ke tempat rekreasi atau nonton TV di rumah.
Tapi kalau gue beda, setelah beberapa jam gue pikirin gue mau kemana, akhirnya gue temuin jawaban itu. Dan dengan hati yang mantab gue mau ikut nyokap gue arisan. Karena ini bukan arisan biasa, kalau gue ikutan gue nggak Cuma dapet gossip yang hot, tapi gue juga dapet ilmu pengetahuan dan wawasan, harusnya kalian tahu, weekend gue itu nggak happy, paling cuman di rumah, kalau pergi ya yang paling jauh di kamar mandi rumah gue (soalnya kalau gue nggak ada acara, gue pasti ngehabisin waktu gue di tempat yang sacral tersebut. Cari inspirasi dan bau yang nyengak) . Dan kunjungan gue kali ini ke Sleman, perjalanan gue untuk ke Sleman juga perlu waktu dan perjuangan yang panjang. Kebetulan gue perginya nggak Cuma sama nyokap tapi masih ada saudara-saudara gue yang ikut. Kita ke Sleman naik bus, dan ini nih kebetulan busnya gratis. Gue kira penumpang bus itu akan sedikit, karena so pasti mereka tahu resiko barang gratis yaitu rame. Ternyata sama aja, sama-sama bikin sumpek dan hah sebah!! Mending kalau busnya ber-AC tapi ini nggak, ACnya aja alamiah, buka jendela (walaupun resiko pulang-pulang bisa asma entar) belum duduknya bertiga, padahal tuw kursi Cuma dual oh (mungkin kalau ada polisi udah ditilang duluan tuh) untungnya gue kurus, nyokap mayan gendut, dan ini nih tambah anak kecil satu iya mendinglah kalau kurus ini malah gendut banget yah gue juga akhirnya yang kena dan tar pulang-pulang bisa kerempeng gue.
Tapi di sinilah puncak kejayaan gue, akhirnya nyampek juga di tempat ariasa, yahh walaupun tadi sempet muter-muter nggak jelas dan udah berhasil bikin gue mual-mual. Sampai di tempat tujuan kita langsung disuguh sama aneka ragam makanan dan minuman yang menyegarkan jiwa dan raga. Tapi ketika gue lihat ada seorang laki-laki lewat akhirnya timbul pertanyaan, “ini gue baru di Jogja atau di Jakarta sih?? Kok ada Raditya Dika nyasar di sini??” dan apabila itu emang Raditya Dika pasti kebanggaan sendiri kalau Raditya Dika itu saudara gue jadi entar bisa gue kerjain hahah…(pisss ya kakak) tapi ternyata cuam mirip kaca matanya aja.
Tapi kali ini gue yakin, pasti waktu gue entar naik bus gue pasti mual-mual lagi dan waktunya kita teller bersama.
MAAF SEBELUMNYA!!!
Dan kali ini waktunya makan siang, hidangan yang disajikan enak, Cuma 1 yang bikin semuanya rusak, yaitu ingus. Mending kalau yang ingusan itu bukan gue, tapi ini malah gue sendiri. Kalian pasti tahu, tradisi makan gue itu nunduk, di sini nih bagian nggak enaknya tiap kali nunduk pasti meler, meler, meler, serot dan sruputt jozzz (maaf jork, tapi ini really). Dan kalau ada peserta yang makanannya masih kurang asin, gue bersedia kok ngasih semua ingus gue, dengan senang hati malahan hahhaha….
Lupakan aja!!!
Sekarang kita akan pulang kembali ke tempat asal kita. Kalau gue sihh dari surga dunia yang terlupakan, beda dong sama yang lain yaitu dari neraka dunia yang terindah. Tapi sayangnya gue harus meninggalkan Raditya Dika KW itu. Okay saatnya pulang, tapi kali ini Jogja baru dislimuti mendung yang gelap dan itu bikin mood gue jadi BERANTAKAN.
Dari seluruh perjalanan pada hari tepatnya ikut nyokp arisan, gue akhirnya sadar bahwa semakin hari Ibu-ibu itu semakin ganas kalau ngeggosip, dan gue juga sadar ternyata pesawat itu lebih gede daripada gue. Karena pesawat yang gue lihat itu sering banget kecil dan melayang-layang di udara. Dan masih satu lagi, ternyata mual itu bisa dihilangkan dengan cara makan banyak!! Haahhah (kalau yang ini jangan dipercaya).
Tapi gue rasa ilmu gue masih cethek banget, makanya gue punya rencana untuk gali ilmu gue dengan cara ngikut nyokap arisan kalau pas jauh, pasti gue akan dapet ilmu yang lebih okay daripada pelajaran di sekolah. hahahha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...