Langsung ke konten utama

Bagi-Bagi Lirik Lagu

Pagi... -_-
Nb: jika ada tulisan yang nggak bener berarti gw ngantuk!!

hari ini gw lagi berbaik hati mau kasih lirik lagu dengan gratis nggak dibayar. dan khususnya lagunya Adhitia sofyan (karena gw ngefans sama dia) walaupun gw juga ngefans sama Bang dika tapi gw nggak akan ngeshare lirik lagunya bang dika palingan cuma satu.

Let's go aja langsung ke lirik....

The Stalker
Every time you run away
I’ll always gonna find you
You’re always be found
Every place you hide away
I’ll always gonna guest it
‘Cause you’re predictable

So Let it be, I stay your back and breathe
Can’t / now you see, there’s no way n hell
You can escape me

Every time you see the rain
I’m every drop that you feel
And anywhere the sun would shine
I’m every ray that you feel

Anywhere you’d be right now
I’ll always gonna find you
The city is mine
Every scent you left behind
I’ll always gonna feel them
Cause I know ‘em by heart


Selamanya 
Ketika hati iniTetapkan pilihanAdakah kuasa diri‘Tuk coba abaikan


Selalu kukatakanEngkaulah yang terjagaDalam setiap langkahKau tuntun mimpiku


Reff :* Meski waktu datangDan berlaluKau takkan lekang dan tergantiSelamanya..Huoo..oo..Selamanya..selamanyaa...


** Meski waktu datang dan berlaluKau takkan lekang dan tergantiSelamanya..Selamanya..Selamanya..
From: http://ainunnisajournal.blogspot.com/2011/01/raditya-dika-dan-kambing-jantannya-dan.html

Terus ngapain lagi.....mendingan tidur lagi aja ya!!!!
Selamat berpuasa guys :) Semoga amalan kalian ditrima disisi-Nya!!! Amin!!!!

Salam RD sejahtera :P

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...