Langsung ke konten utama

Jatuh Cinta Diam-Diam

"Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian,"

sedikit kutipan novel bang Dika Marmut Merah Jambu, mungkin yang gw rasaain saat ini itu! Tapi entah itu perasaan cinta atau cuma mengagumi! Tapi yang jelas gw nggak mau mikirin itu lagi!!!
Masalah jatuh cinta diam-diam, yah dulu waktu SMP gw n=merasakn hal itu! tahulah diapa yang gw maksud!! dan bener banget kata bang Dika, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa jatuh cinta sendirian dan hanya bisa merelakan karena kita nggak berani ngungkapin itu semua dan kita juga takut kosekuensi akhir jika kita melakuakan hal tersebut. Dan sekarang gw sadar, gw nggak perlu jatuh cinta diam-diam lagi, kalau pun memang perlu diungkapkan kenapa tidak?!! dan kosekuensi akhir itu adalah bukti perjuangan kita, entah itu ditolak ataupun diterima! Toh manusia nggak cuma satu sob, masih ada manusia-manusia lain (khususnya cowok bagi gw) yang lebih baik untuk gw.

untuk tahun ini, gw nggak mau hiasin masa dewasa gw sama yang namanya JATUH CINTA DIAM-DIAM dengan status CINTA MONYET. dan di masa-masa dewasa gw ini, gw mau banggain orang tua gw, sekolahan gw, dan pastinya gw mau dihormatin dan gw juga akan menghormati orang yang menghormati gw!!! pokonya itulah!!!
memang untuk mengungkapkan kata CINTA itu susahnya naudzubillah...dan itu sangat-sangat susah banget, beda sama orang yang emang dari dasarnya PD-an dan berani untuk melakukan suatu hal yang beresiko tinggi.
sayangnya jiwa itu nggak ada di gw, makanya gw hanya berani jatuh cinta diam-diam dan hanya bis amerelakan si dia pergi gitu aja.
saran dari gw, katakan apa yang perlu kalian katakan, dan jangan katakan apabila itu rahasia pribadi anda!! (lho?!! malah hipnotisan)...yang jelas katakan apa yang perlu kalian katakan, dan jangan takut untuk menghadapi resiko yang ada. semua permasalahn pasti ada jalannya dan perjuangan itu perlu dalam kondisi apapun. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...