Langsung ke konten utama

Happy Lebaran Day

Lebaran tahun ini sangat sangat meriah...
Sebelumnya Selamat Hari Raya  Idul Fitri 1434 H (Kalau nggak salah)

Harusnya hari lebaran  itu nyenengin, bisa kumpul bareng saudara, terus makan-makan bareng. Tapi beda sama gw...hari ini gw ngrasa nggak seseru harii-hari sebelumnya. Yang biasanya tiap pagi ada pesan masuk terus nanti kita seru-seruan, tapi beda banget hari ini!! mulai dari pagi nggak ada yang pesan masuk gw tunggu sampek siang nggak ada juga. Sempet ada sih tapi bukan dari orang yang gw harepin. terpaksa hari ini gw jalanin hari dengan kepikiran terus!!

Iya sih sebelumnya emang sempet kayakgitu, tanpa pesan, tanpa semangat, tanpa canda tawanya. Awalnya juga biasa aja, tapi lama-lama malah ngrasa gimanaaaaaaa gitu! rasanya tuhcampuraduk antara kawatir, sedih, galau, dilema, tapi juga ada senengnya!! Kalau dipersenin ya sedih 25%, galau 50%, dilema 24%, senengnya 1%. tapi gw sadar, kalau gw masih kayak gini terus yang ada gw nggak maju-maju!! dan harusnya gw relain aja dia dengan hidupnya, bukan malah mengharapkan terus kehadirannya. harusnya juga sadar sama kesalahannya sendiri bukannya malah pengen namanbah kesalahan dengan perasaan rindu.

jujur sebenernya gw masih belum siap kalau besok harus ketemu, tapi mau gimana lagi gw harus dateng karena gw juga ngrasa punya salah sama dia!!ngarepnya sih gw pengen jadi lebih baik tapi ternyata susah rasanya!!!

Ada rangkaian kata untuk dia,
You're the one, i need you dan kaulah segalanya
Anda berarti untuk saya, karena anda saya bisa lebih baik
Dan saya yakin masih ada harapan untuk saya
let's be friend, forever friend? kenapa tidak?
Forgive me and see you latter... :)
thank you

Semoga kata-kata ini bisa terucap nantinya!!! Amin :)

Sekali lagi selamat hari lebaran,mohon maaf lahir batin...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...