Okey...lama tak jumpa, lama tak posting, lama pula gw
memendam rasa ini (lho?!) nggak bukan itu yang akan dibahas. Tapi ini....
Sekitar tanggal 1 April kemarin gw pergi ke Jogja untuk
mengikuti sebuah diklat kejuruan. Keberadaan gw di sana sekitar 10 hari, jadi
bisa di tuliskan bahwa 10 hari gw pisah sama keluarga, 10 hari gw pisah sama
teman sekolah, 10 hari gw pisah sama kucing gw, dan 10 hari gw hidup tanpa
laptop. Dan selama 10 hari tersebut gw juga menyimpan banyak cerita, kisah,
pengalaman baru, teman baru, sekali ada gebetan baru tapi jadinya FAIL!!!!
Tapi ada satu hal yang harus di garis bawahi yaitu gw ke
sana nggak sendirian, tapi masih banyak teman gw dari 1 sekolah mengikuti
diklat ini. Seperti yang gw bilang di atas, bahwa selama 10 hari gw akan jauh
dari kebiasaan-kebiasaan gw dan 10 hari itu gw harus beradaptasi kembali
seperti sewaktu gw jadi anak baru di sekolah-sekolah. Dan dari 14 orang cewek
gw yang paling nggak bisa langsung akrab tapi bersyukurlah gw udah bisa akrab
sama teman satu kasur gw. Dan selama di sana gw bergabung dengan 3 orang cewek
lainnya yang klop bingit. Dan yang pasti setiap orangnya yang baru gw temui
pasti memiliki karakter sendiri-sendiri. Ada yang KPOP-nya banget kuadrat, ada
juga yang super rempong, ada pula yang unyu-unyu tapi kelakuannya agak gimana
gitu. Tapi OVER ALL ASYIKKK MEN!!!
Diantara semua hal yang gw alami di sana, hal yang paling
membuat gw sangat-sangat merindukan sistuasi di sana ya kelakuan anak-anak
asrama dan juga salah satu teman gw di kelas. Mungkin kalau di bilang gw suka
nggak secepat ini prosesnya, tapi jujur setelah gw pergi gw jadi kangen sama
dia. Gw tahu, gw adalah tipe orang yang mudah untuk jatuh cinta, dan gw juga
tipe orang yang susah memutuskan sesuatu. Tapi itulah gw, gw yang sebenarnya.
Mungkin dia dekat dengan daerah tempat tinggal gw, tapi tetep aja kalau gw
nggak usaha yang ada juga akan menghasilkan nol besar. Dan sekarang gw hanya bisa memantau dia lewat
Facebook gw nggak bisa melakukan hal lebih. Kakak gw mengatakan gw harus usaha,
tapi sama aja menurut gw.
Tetapi setelah gw lewati hari berhari setelah pisah
dengan dia, gw merasa sangat-sangat nggak berguna melakukan hal itu. Gw merasa
gw terlalu bodoh mau berusaha mendapatkan dia, yang jelas-jelas dia masih
sangat sangat dan sangat sayang dengan pacarnya walaupun hubungannya udah di
ujung tanduk. Tapi sakit juga apabila meninggalkannya dengan keadaan dia yang
sedikit menurun gara-gara pacarnya. Gw pengen banget nemenin dia dan bikin dia
semangat untuk terus berjuang mempertahankan apa yang dia mau. Tapi sayang,
mungkin Allah belum mengizinkan hal ini mungkin Allah hanya mengizinkan orang
terdekatnya yang menghibur dia.
Tapi okelah, gw mencoba untuk bersabar dan gw berusaha
untuk perlahan melupakan dia. Mulai dari keinginan untuk membatalkan permintaan
pertemanan, menghapus sedikit demi sedikit fotonya yang ada di Hp gw, dan
menghentikan proses pencarian nomer Hp dia. Semoga dari rencana kecil itu gw
bisa melupakan kenangan besar yang gw miliki bersama dia.
Gw sadar, mungkin gw terlalu cepat untuk mengambil
kesimpulan bahwa gw suka sama dia. Atau gw juga yang memang masih salah
mengenali/membaca/menerima gesture yang dia berikan. Dan itu adalah kesalahan
yang sama seperti waktu dulu.
Yah lupakan masalah itu, gw tahu banyak kali gw mengalami hal seperti ini, banyak kali gw curhat di sini tapi gw juga harus banyak kali berusaha untuk menjaudi kesalahan-kesalahan yang sama. Kesalahan yang pernah gw perbuat dan membuat diri gw sendiri sakit hati.
Emmm....selanjutnya....byeee.........
Emmm....selanjutnya....byeee.........

Komentar
Posting Komentar