Langsung ke konten utama

PRINSIP MOVE ON dan CURHATAN GW



Gw lelah mengejar dan menunggu seseorang yang mungkin tidak mengharapkan kedatangan gw sedikit pun. Gw juga udah cukup bersabar menghadapi semuanya, berusaha agar dia tetap tersenyum dan membuat harinya cerah seperti apa yang gw inginkan. Tapi semua usaha gw terlihat tidak berarti di mata dia, buktinya dia sekarang lebih memilih yang lain dan melupakan gw dan semua usaha yang gw bangun. Emmm.... mungkin memang kata yang tepat adalah MOVE On, walaupun sedikit sulit tapi tidak ada salahnya untuk mencoba dan berusaha. Ada 2 minggu untuk bisa lupa sejenak tentang dia, walaupun nanti akan keingetan lagi di hari-hari setelah 2 minggu itu, tapi setidaknya harapan untuk memiliki dia sedikit terkikis selama 2 minggu itu.

Mungkin kalau Cuma niat sama usaha akan terasa sulit, apalagi posisi kita akan selalu bertemu selama 3 tahun kedepan. Makanya gw sama temen gw yang merasakan hal yang sama membangun sebuah  prinsip tentang mOVE On. Sejauh ini baru ada 11 prinsip, yaitu;
  •         DIA tidak mengharapkan kita
  •     DIA bukan milik kita
  •     DIA PHP-in kita
  •      DIA tidak membutuhkan kita
  •     DIA lebih mencintai yang lain
  •     DIA pernah membuat kita ngefly dan dijatuhin sekalian
  •     Kita bukan siapa-siapa di matanya
  •     Kita tidak berarti di mata maupun hati DIA


Sorry gw isi 8 dulu, gw lupa! Gw berharap dengan adanya prinsip tersebut gw sama temen-temen gw yang
merasakan hal yang sama, merasakan susah move on, merasakan sakit hati ketika tetap memilih terus berusaha mengharapkan cintanya, merasa tidak diharapkan kedatangannya pokoknya merasakan semua yang ada di prinsip tersebut di atas bisa lebih cepat move on dan bahagia lagi. Kemungkinan berhasilnya hanya beberapa persen saja, tapi berharapan itu tentu saja diperbolehkan kan?! Asalkan masih dalam taraf normal. Gw yakin nggak Cuma gw dan teman-teman gw yang merasakan hal-hal seperti itu, di luar sana pasti ada yang merasakan hal yang sama. Yahhh itu cinta, bikin semuanya jadi mellow, jadi galau, jadi sering curhat sama semua benda kayak komputer, manusia, boneka, buku, pensil, semuanya bahkan ikan sama kura-kura juga iya. Kucing, anjing, paus, lumba-lumba, babi, keong, busa, bintang laut, cumi-cumi, kepiting, tupai, bentar itu kok kayak keluarga spongebob ya?! Hisss gilak tahu nggak semuanya itu gilak!!! -_-

Dan sebenarnya orang galau itu juga nggak baik untuk kesahatan. Pikiran kita akan selalu terbagi antara keperluan kehidupan sama hati, dan keperluan kehidupan itu nanti juga terbagi lagi menjadi beberapa cabang. Secara kesehatan pikiran kita udah kebanyakan mikir, kalau kebanyakan mikir yang ada nanti kita akan malas makan, malas mandi, malas ngapa-ngapain. Dan akibat semua itu kita pasti akan sakit, sakit lahir dan batin.

Tapi ada juga orang yang kalau lagi galau malah ngabisin makanan, katanya sih meluapkan semua emosinya dengan cara makan. Hemmm galau itu beda-beda, sama kayak cinta nggak pasti. Semua yang kita inginkan belum tentu terjadi, walaupun kita udah usaha sekuat apapun tapi kalau ALLAH SWT tidak meridhoi ataupun mengijinkan yahh keluarannya akan tetap sama seperti yang dikehendaki ALLAH SWT. Mungkin caranya dengan lebih mendekat lagi kepada ALLAH SWT dan mencari jawaban kenapa keinginan kita tidak diinginkan ALLAH SWT. Tapi mendekatnya jangan Cuma waktu butuh, usahakan tiap hari sampai ajal kita menjemput kita selalu dekat di sisi ALLAH SWT, selalu berdo’a minta petunjuk, minta keselamatan, minta ketenangan dan minta keimanan yang kuat agar tidak tergoda oleh apapun tidak terpengaruh oleh barang-barang pembuat dosa besar maupun kecil.

Dan sekarang gw mau cerita,...
Mungkin memang gw juga yang salah, gw yang terlalu berharap, gw yang terlalu keGR-an, gw yang terlalu melebih-lebihkan, gw yang salah mengartikan isyarat-isyarat yang dia berikan. Atau juga memang dia mulai jenuh, atau memang sejak awal kedatangan gw dia tidak mengharapkan gw ada. Hanya menganggap gw itu teman, bahkan kedatangan gw sebagai teman pun entah ia harapkan atau tidak.

Kita dulu pernah dekat, gw juga selalu merasa nyaman di dekatnya tapi entah dengan dia. Tapi hari-hari yang gw jalani bersama dia selalu terlihat menyenangkan, dia tersenyum dan menikmati yang ada begitu juga dengan gw. Kita pernah jalan beriringan, kita tertawa, kita saling menjaili, kita juga saling pandang tapi itu dulu. Dia selalu datang ketika gw butuh bantuan, begitu juga dengan gw yang selau berusaha ada ketika dia repot.  Bahkan gw nggak mau ada orang lain yang membantu dia. Gw selalu berusaha ada di sampingnya entah dia membutuhkan atau tidak. Perlahan kebiasaan itu hilang, dan gw rindu sama kebiasaan itu. Tapi mustahil untuk kembali, dan yang ada hanya merindukan dan selalu merasa bersalah, selalu bertanya apa kelakuan kita yang salah di mata dia sebelumnya, dan selalu menggerutu dan kembali menyalahkan diri sendiri.

Dulu kita juga pernah menghabiskan malam hanya untuk sekedar mengobrol lewat pesan singkat, membahas bahan dan topik yang sepele, kita juga saling tanya-jawab. Dan gw selalu berusaha membuat jokes yang bisa membuat dia tertawa di sana. Pernah dengarkan kalau kita berhasil membuat seseorang atau bisa kita sebut dengan gebetan itu tertawa maka kita sudah mendapat 1 point dan kemungkinan dia merasa nyaman akan naik entah itu 1 tingkat atau 2 bahkan lebih itu tergantung seberapa kuat senda gurau yang kita buat, mengena di hati atau hanya lewat sesaat.

Di saat atau di moment itu pasti kita sudah percaya bahwa ada kemungkinan besar DIA itu juga mempunyai rasa nyaman dengan kehadiran kita. Dan kita pasti tidak memikirkan bahwa rasa nyaman itu bisa hilang kapan saja. Hanya beberapa kali moment itu terjadi gw sudah larut terlalu dalam ke dunia yang mungkin bisa dibilang dunia hayalan atau pahitnya ya dunia MIMPI. Gw terlalu dibuat mabuk kepayang dengan semua kata-katanya, dan gw mulai berharap jauh, semua prinsip yang gw buat dulu terlupakan begitu saja. Dan memang benar cinta itu membuat buta, bukan buta secara lahir tapi buta secara batin, kita lupa kata hati kita, kita lupa kata sahabat kita, yang kita ingat hanya satu yaitu KITA BAHAGIA! Kita baru sadar akan semuanya ketika kita merasa sakit hati, kita merasa dihianati, kita merasa hanya menjadi boneka penghibur. Kita kembali kepada sahabat dengan lelehan air mata dan meminta solusi, baru kita percaya sama omongan sahabat kita. Dan pasti kesimpulannya kita menyesal pernah nggak dengerin kata sahabat, terlalu larut dalam kebahagiaan yang sebenarnya sebentar tapi terlihat lama.

Hemmm Dimana-mana cinta memang membawa kisah yang sama, walaupun isi masalahnya beda tapi keluarannya sama yaitu SAKIT HATI juga, MENYESAL, NANGIS. Entah kapan cinta itu bisa berubah walaupun ada masalah tapi dikeluarannya nggak sakit hati melainkan sebaliknya ada solusi dan bahagia. Dan entah sampai kapan gw akan nulis kata-kata galau kayak gini, bikin gw sendiri jadi nyesek dan nangis lagi. Huftttt.....lelah men!!!

Mungkin gw mewakili dari temen-temen gw yang sekarang lagi galau berat berharap bisa cepat move on, bisa lupa semua kenangan manis tapi menyakitkan ketika di ingat, bisa hidup bahagia nggak galau lagi, bisa tersenyum dan mengagumi secara diam-diam tapi juga nggak menyakitkan dan nggak berlebihan, nggak kebablasan sampai suka sama orang yang kita kagumi. Selain itu gw dan sederet temen gw yang tadi yang  sempet gw seret-seret mengucapkan banyak terimakasih kepada DIA (DIA atas nama yang berbeda-beda) karena yahhh mungkin udah pernah membuat kita bahagia, membuat hari-hari kita terasa berwarna, walaupun Cuma sebentar, yahh sebentar sangat sebentar karena setelah itu DIA berpaling kepada yang lain. 

Okay okay gw tahu loe di sana udah lelah membaca tulisan aneh ini, gw juga tahu loe pasti bertanya-tanya kapan tulisan ini selesai karena loe pasti udah ngabisin tissue kan waktu baca ini, hemmm tapi jangan sampai tissue toilet, tissue makan loe juga embat jangan juga clemek nyokap loe dasi bokap loe, loe pakek buat lap air hidung loe yang menetes dengan derasnya. Jangan ganggu mainan adik loe yang bertengger manis di dekat loe atau barang-barang yang tidak berdosa, karena gw tahu pasti loe juga akan emosi ketika membaca bacaan bodoh ini yang nggak selesai-selesai. Santai kawan :_) >>entah itu emot apa gw juga kagak ngeh!!!<<

Selamat Malam, dan semoga postingan ini bisa menjadi bahan hiburan semata :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...