Vero Anindia Setia, yah nama lelaki yang selalu gw ingat-ingat senyumannya. Senyuman yang mungkin sekarang jarang gw lihat, atau lebih tepatnya nggak pernah lihat lagi. Bukan karena dia udah meninggal tapi sekarang gw sendiri nggak tahu dimana dia. Vero adalah cinta pertama gw di bangku SMA, dia mengenalkan gw tentang cinta yang mungkin dalam pengertian cinta tidak harus memiliki . Iya memang rasanya nggak adil tapi justru kita bisa belajar untuk bersabar dan ikhlas dalam menghadapi ketidak adilan atau ketidak pasan dengan apa yang kita inginkan. Gw juga seperti itu, awalnya gw sangat-sangat nggak terima karena yahh setelah lama dekat ternyata dia bukan orang yang gw maksud, dia telah memilih yang lain tapi lama-kelamaan gw jadi sadar dan tahu tanpa dia pun gw masih bisa mencari yang lebih baik. Gw satu kelas sewaktu SMA hingga kelas 2, tahun pertama kita kurang akrab tahun kedua kita mulai akrab dan tahun ketiga adalah final gw untuk belajar mencintai seorang Vero, ...