Langsung ke konten utama

Yap, Sukses Jomblo



JOMBLO! Kebanyakan orang memandang rendah degan plakat JOMBLO. Ada sebuah artikel yang juga mengatakan hal serupa, sorry bukan Cuma sebuah, bahkan banyak artikel yang mengatakan hal serupa. Gw sih biasa aja, gw JOMBLO tapi gw rasa plakatJOMBLO itu nggak selamanya akan jelek dimata manusia, karena gw yakin suatu hari nanti mereka bakalan pengen ngrasain gimana rasanya JOMBLO.
Gw juga masih bersyukur karena ada juga artikel yang membela kaum jomblo, bahkan lebuh banyak dari yang merendahkan kaum jomblo. Entah itu karena memang kasihan atau memang terlalu banyak yang JOMBLO di dunia ini.
JOMBLO bukan berarti nganggur ya, karena pasti mereka akan mempunyai kesibukan yang berarti, misalnya stalking timeline milik gebetan/mantan tiap hari. Sibuk banget kan?! Ya lah sibuk, sibuk ngelihatin status FB/Twitter orang yang lagi pacaran, sibuk meratapi kejombloan malam minggu sampek sibuk mencari kesibukan agar lupa kalau jomblo. Indonesia memang satu, Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu, jomblo atau nggak tapi sama-sama sibuk.
Ibarat pepatah “Jomblo itu anugerah, karena menunggu rezeki yang tertunda. Pacaran itu musibah karena menunggu sakit hati yang tertunda.” Percaya nggak percaya tapi gw serius nemuin kata itu<bisa search di goog>. bagi gw sih dari semua itu nggak ada yang enak, karena diusia gw yang masih belasan punya pacar itu seperti kewajiban, entah itu hukum dari mana tapi rasanya meman menjadi beban kehidupan tersendiri.
Sama kayak orang Islam yang punya kewajiban berangkat haji bila mampu, punya pacar juga gitu. Wajib bila udah mampu secara lahir dan batin, siap dan niat. Semuanya harus berjalan semestinya jangan memaksa, jangan terlalu diniat-niatkan kalau memang masih setengah hati. Misalnya ada seseorang yang punya niat baik nolong anak jalanan misalnya, dia kasih uang tapi dari hasil nyuri. Baik sih tapi sama aja bo’ong. Kalau dalam pacaran misalnya ada yang nembak kita tapi kita nggak suka tapi karena kasihan makanya diterima, gw jamin hubungannya nggak akan baik.
Selain itu ada juga info soal fakta Presiden Luar Negeri yaitu Pak Obama yang katanya menjomblo ketika masih fokus menuntut ilmu di bangku SD hingga kuliah. Hebatkan?! Jomblo itu nggak rendah banget, jomblo itu banyak yang nyari baik dicari sama orang yang sama sama jomblo baik yang udah pacaran untuk dijadikan selingkuhannya. So jangan takut hidup jomblo, karena gw yakin Allah Tuhan telah menciptakan makhluknya secara berpasangan. #JombloHiburDiri

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...