Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Molor lagi

Sangat disayangkan minggu minggu yang diharapkan bisa balik dengan normal malah semakin molor. Pertama, tulisan yang gue kira masuk draf dan bisa dipost setiap waktu ternyata itu draf kalau dipost masuk ke hari penulisan jadi sama aja tenggelam dan gue males buat benerinnya hahaha. Kedua, stock draf habis gue belum sempet buat ngejok lagi dikarenakan waktu tersita oleh pekerjaan di toko. Ketiga, mood yang berubah ubah dan malas yang tidak beraturan. Atas semua hal tersebut, gue minta maaf. Selanjutnya, berita lain lain yaitu tentang BTS yang akan comeback pada Agustus esok dengan Love Yourself-Answer. Selain itu agensi Big Hit Entertainment itu mengeluarkan lighstick versi ketiga untuk BTS. Huh...album kemarin dan lightstick versi 1-2 aja belum kebeli udah ada aja lainnya, belum nanti ada summer package atau dvd konser, belum juga katanya akan ada konser lagi. Baiklah cukup. Gue berasa seperti pecahan batu yang tercecer dijalan kalau bahas BTS. Selain BTS gue juga merekomendasik...

Sepertinya

Pagi Dingin masih menyelimuti Aku tahu Sepertinya ada harapan yang kau tanam Sepertinya ada seseorang yang kau damba Sepertinya kita menjadi seseorang yang sama Sama sama mengharapkan seseorang namun ada perasaan takut tak terbalaskan Tapi berbeda denganku, kau belum tahu bagaimana dirinya terhadapmu Sedangkan aku, jelas tahu bagaimana dirimu kepadaku Sepertinya pagi depan rumahku akan mendung Matahari enggan mendaki terlalu pagi Awan abu engan berlalu Dan kau yang jauh berlalu -NRM- 23 Juli 2018

H-semalam

Besok senin, kerja lagi. Butuh 6 hari untuk sampai minggu lagi. Sama kayak gue yang butuh waktu lagi buat kembali normal bisa terima kalau lo bukan buat gue lagi. (Efek kurang liburan) Malam ini gue sengaja muncul untuk bersiap posting seperti awal awal gue balik. Semoga aja kedepannya nggak pernah kehabisan stock buat diposting. Malam ini gue lagi buntu mau nulis cerita jadi nulis yang nggak penting aja dulu siapa tahu ada ide lewat sebelum jam ngantuk. Malam ini gue lagi seru dengerin lagu One Ok Rock-Good Goodbye. Lagunya enak banget buat ngegalau. Malam ini, dia kembali dengan segala kelebihannya, dengan segala kekurangannya, dengan segala kemurahannya, dengan segala kemahalannya. Iya, dia adalah minimarket deket rumah yang lagi promo. Malam ini, dia pulang dengan cerita tapi bukan untuk gue, dia bercerita kepada dunia betapa hebatnya dia mencapai angka 1736 dan memamerkan wajah yang tak pernah membuatku pangling. Iya, dia abang gue yang dapet skor tertinggi main game terus d...

Untitled #2

Hai, hari ini aku hadir lagi. Entah kenapa, bayang-bayang kalian selalu saja membayangiku setelah kejadian beberapa hari yang lalu (12-12-16). Sejak hari itu aku jadi ingin terus-terusan menulis dan menulis, tapi aku sendiri bingung akan menulis apa. Sebuah kesempatan besar tentu saja aku bisa melakukan hal ini diantara kesibukanku bekerja untuk kembali mengingat setiap potongan-potongan kenangan masa muda (?) haha tentu saja masa putih abu-abu yang mungkin terasa singkat. Aku akan bercerita sedikit (walaupun dari tadi udah cerita) tentang apa yang aku rasakan akhir-akhir ini sebelum kita masuk ke kalimat-kalimat berat yang lain. Rutinitas gue tiap harinya, bangun pagi, ibadah, tidur lagi, bangun sarapan, mandi, berangkat kerja, sampai langsung ngidupin komputer, nyapu, duduk langsung fokus sama kerjaan. Tiap hari seperti itu, kadang aku bosan, maka dari itu kadang aku berselancar sejenak di dunia maya, agar rasa penatku hilang ditelan oleh proses loading intenet. Hal ya...

Running for You part 3 (END)

Seperti waktu yang sudah dijanjikan, pukul 4 Raka dan Adin mulai lari di dua rute yang berbeda. Sesampainya di sana Raka berhenti untuk membeli minuman sambil melihat kesekelilingnya untuk mencari Adin. Karena belum bertemu dia memutuskan untuk mengelilingi Alun-alun. Begitu juga Adin, setibanya di Alun-alun dia langsung keliling dan tak di sangka mereka bertemu. Keduanya tertawa dan kemudian duduk di kursi terdekat. “Yahhh malah barengan ketemunya.” Keluh Raka sambil melemaskan otot kakinya. “Berarti nggak ada makan berdua kan?” tanya Adin yang mulai meneguk minumannya. “Nggak,” kata Raka lemas. “Tapi...berarti kita jodoh.” Lanjut Raka yang langsung menghadap Adin. Adin yang mendengar terkejut hampir tersedak minumannya. “Aku suka sama kamu.” Kata Raka. “Sejak pertama kita ketemu, mangkok pecah, terus sorenya kamu mampir, kita lari bareng tapi akunya yang tepar duluan. Sejak saat itu aku berjanji untuk bisa nemenin kamu lari sampai alun-alun. Dan kamu ju...

Running for You part 2

Sejak pertemuan itu Raka mulai sering berolah raga. Emak yang biasanya melihat Raka tidur di meja kasir mulai terheran melihat perubahan drastis tersebut. Raka juga mulai serius dengan kuliahnya agar terlihat sebanding dengan Adin. Sedangkan Adin seperti rutinitasnya, latihan, belajar, dan juara. Hanya saja rute latihannya berubah, Adin sengaja mengubah rutenya agar semakin jauh jaraknya. Sampai akhirnya Raka sudah merasa siap menemani Adin lari hingga Alun-alun Kota. Sore hari dijam yang sama saat Raka dan Adin bertemu, Raka berlari menuju Alun-alun Kota berharap bisa bertemu dengan Adin. Namun sore itu bukan keberuntungan Raka, dia tidak bertemu dengan Adin, tapi dia terus berusaha mencari hingga mengelilingi Alun-alun. Namun sekali lagi dia tidak melihat sosok Adin di sana. Akhirnya Raka pulang menaiki Bajaj. Keesokan harinya dia melakukan hal yang sama, berlari dari rumah hingga Alun-alun Kota. Dan lagi-lagi dia tidak bertemu dengan Adin. Terus menerus dia berusaha n...

Jangan tanya

Jangan tanya sedang apa aku sekarang Yang ku lakukan masih sama seperti kemarin Menunggumu kembali walaupun itu tidak mungkin Jangan tanya bagaimana keadaanku Aku masih terlihat sama 2 tahun yang lalu Saat berkenalan denganmu Aku masih terlihat baik baik saja dalam kegundahan hatiku Jangan tanya lagi kepadaku Karena bukan hanya dirimu yang ingin bertanya Akupun memiliki segudang pertanyaan untukmu Yang entah kapan akan tersampaikan -NRM- 21 Juli 2018

Hal paling rumit

Hal paling rumit ketika pergi ke dunia maya Buka timeline Instagram ada kamu Buka story Instagram ada kamu Buka story Whatsapp ada kamu Tanpa disengaja kita online secara bersamaan Dan aku hanya bisa melihat tanda hijau itu Tanpa bisa menuliskan pesan kepadamu Hal paling rumit ketika aku kembali ke dunia nyata Tahu bahwa kita terpisah dalam jarak yang jauh Tahu bahwa bukan aku yang membangunkan tiap pagimu Tahu bahwa bukan aku alasanmu tetap tinggal Tahu bahwa kamu tidak pernah sekalipun memikirkanku Sesering aku yang terus memikirkanmu Hal yang rumit tentang kamu Terlalu banyak kenangan yang akhirnya membuatku kesulitan melupakanmu -NRM- 21 Juli 2018

Luka

Kadang dia terbuka menganga Kadang dia tertutup terkatup Kadang dia berdarah memerah Menyisakan perih yang mengiris Menyisakan tangis yang miris Luka Kapan kau akan sembuh? Aku lelah merawatmu Aku lelah merasakannya Apa kau tidak bosan bersinggah selama bertahun tahun dihatiku? -NRM- 21 Juli 2018

Ha(t)i hari yang mendung

Hai hari yang mendung Pagi ini tak ada lagi semu merah dari timurmu Hanya gulungan abu abu yang penuh dalam biru lautmu Aku kecewa, karena hanya elokmu dari Tuhan yang mampu membuatku tersenyum kala bangun tidur Hai hati yang mendung Berapa kali hatimu membendung? Jutaan rasa, jutaan pertanyaan, jutaan jawaban Apa kau sudah lelah? Selesaikanlah dan biarkan hidupmu berjalan lebih baik hari ini -NRM- 21 Juli 2018

Kau masih

Siapa pernah lihat film Baracas? Kalau pernah, pasti nggak asing lagi sama lirik ini " Kau masih hidup, juga mengapa. Ku menyesal pernah bertemu " Hahaha, pertama kali gue denger hymne itu langsung kayak "jlebb" gue ngerasa itu banget. Ditahun-tahun kemarin gue ada sesi curcol dan itu semua nyeritain kisah asmara gue saat masih menjadi abg labil kuadrat. Dimana kata kata keluar begitu aja dengan polosnya, dimana ada kalimat kalimat ngaco yang sampai sekarang gue nggak tahu darimana asal pemikiran penyusunan kalimat itu. Tapi asyik juga, hahaha dan jangan harap kalau gue bisa melakukan hal itu lagi sekarang. Berhubung ini gue senggang jadi menyempatkan diri untuk kembali berinteraksi dengan pembaca (kalau ada) atau sekedar mencurahkan pemikiran gue setelah mungkin terpendam cukup lama. Adalah tentang perasaan yang masih saja sama. Orang terakhir yang gue bahas dan berhubungan dengan permasalahan hati adalah orang yang sama juga disituasi ini. Intinya sih gue ga...

Pun

Pun, kalau kau benar benar seperti apa yang aku pikirkan Dimana kita sama sama menjadi seorang pengecut Sama sama berpikir satu dari kita mulai menjauh Pun, kalau kau benar ada di sana Memberikan sebuah tempat yang memang untukku Pun, kalau kau adalah kau yang aku inginkan Berawal dari ketidaksengajaan Berawal dari bersabar menunggu Kemudian berakhir dengan saling bertemu dan mengaku Bahwa aku dan kau pun jatuh cinta -NRM- 19 Juli 2018

Malam kamis

18 Juli 2018, 20.22 ketika gue menulis postingan ini. Beberapa hari yang lalu gue nggak bisa posting cerita karena baru sibuk dan kemungkinan baru bisa minggu depan bisa aktif lagi. Planningnya sih gue mau nyelesainya running for you sampai selesai dulu baru ganti cerita. Untuk postingan puisi nggak janji bisa setiap hari karena diam diam gue kehabisan stok puisi, hahaha. Semoga postingan gue menghibur dan membantu mengusir kebosanan. Terima kasih -NRM-

Menunggu

Dengan penuh kesabaran Aku berjalan menuju sebuah taman Duduk terdiam menatap senja yang muram Dengan penuh kesabaran Aku menunggu Sembari mendengarkan kata kata yang pernah aku dengar darimu Dengan penuh kesabaran Aku menunggu Berharap kau segera datang Untuk menjemputku pulang -NRM- 18 Juli 2018

Setidaknya ada persamaan

Apa yang paling menyenangkan setelah mengenalmu? bisa menatapmu selama mungkin, itu menyenangkan bagiku bisa berada satu ruangan denganmu, itu menyenangkan bagiku bisa bertukar pandang tanpa sengaja denganmu, itu menyenangkan bagiku *** Kita sama-sama menyukai senyuman kita diam-diam menyukai keramaian untuk menyembunyikan kegelisahan kita kita sama-sama menyukai terbit matahari emas kemilau yang menyeruak membuat warna-warna langit menjadi indah kita sama-sama menyukai benamnya matahari menjingga, tenggelam, kemudian malam hanya saja ada satu hal yang membuatku merasa dalam dimensi lain denganmu aku yang menyukaimu namun kau bertolak kepada yang lain begitu juga dengan yang lain yang ternyata memberikan perasaannya kepada orang lain Apa kita memiliki kesamaan lagi? Iya, aku dan kau yang sama-sama merasakan jatuh cinta sendirian aku dan kau yang sama-sama merasakan kegelisahan kemudian menyelinap dalam tawa orang lain aku dan kau yang sama-sa...

Tidak ada judul

Pagi kali ini sungguh dingin Kau berlari mengenakan jaket untuk mengejar terbitnya matahari dan aku hanya sibuk melihatmu dari jauh Kau dengan segala kelebihanmu membuatku terus diam bahkan dengan hawa dingin itupun aku tetap mengikutimu Kau tahu apa itu artinya? sungguh, aku tidak tahu mengapa sampai saat ini masih dirimu yang begitu aku impikan hanya dirimu yang mampu membuatku rela menyibakkan selimut hangat kemudian keluar dan berjalan mengikutimu aku tidak tahu mengapa hanya dirimu yang mampu membuatku rela bangun setiap waktu untuk melihat apakah kau masih ada di sini aku yang rela menunggu dirimu walaupun kau berulang kali menyuruhku berhenti -NRM- 13 Juli 2018 Sungguh, gue kehabisan bahan untuk buat kata-kata selamat pagi, semoga dingin ini tidak menyurutkan semangat untuk beraktivitas.

Running for You Part 1

Adin, seorang atlit lari yang sudah menjuarai berbagai lomba di berbagai tingkatan. Dia juga seorang siswa teladan yang selalu masuk 3 besar, selain itu paras wajahnya yang cantik dan baik hati. Hal itu yang membuat Adin memiliki banyak teman tetapi juga banyak yang iri dengannya. Banyak pula laki-laki yang suka dengan Adin, tapi Adin tidak pernah merasakan suka kepada mereka dan berakhir hanya berteman. Berbeda dengan keadaan Raka yang bisa dibilang sebaliknya. Dia hanya seorang mahasiswa biasa, tidak berprestasi, dan bukan altlit. Tetapi dia memiliki wajah yang bisa dikatakan ganteng, dia juga dicap playboy karena hampir semua teman perempuannya pernah digombalin. Sampai suatu sore Adin melakukan rutinitasnya lari dan tanpa sengaja dia menabrak Raka yang sedang membawa tumpukan mangkok titipan Emaknya. “Wah hancurkan semuanya, ganti rugi...lo,” Katanya terhenti ketika melihat orang dihadapannya Adin, yang tentu saja sudah terkenal dengan kemenangannya. Selain itu Raka...

Only You

Saat itu aku sedang asyik memainkan gitar di dean kelasku. Kebetulan hari ini jam kosong dan tidak ada tugas dari guru mata pelajaran. Salah satu temanku ikut bergabung dan bernyanyi mengikuti lagu yang aku mainkan. Sampai akhirnya padanganku teralih oleh perempuan yang melewati kami. Petikan gitarku menjadi sembarangan dan akhirnya aku mendapat pukulan dari temanku. Sepertinya siswa baru, batinku. Mataku tak berhenti mengekori langkahnya sampai dia benar-benar menghilang di belokan arah ruang kepala sekolah. Sudah dipastikan dia pasti siswa baru di sekolah ini. Hari berikutnya, aku kembali duduk di depan kelas sambil bermain gitar dan masih memainkan lagu yang sama seperti kemarin. Pagi ini kelasku sudah diributkan oleh kabar bahwa guru-guru akan mengadakan rapat dan kelas kami akan kosong lagi. Sungguh sebuah anugerah paling indah bagi kami pelajar yang sudah mulai malas belajar. “Permisi, apa kau tahu kelas 2-3?” Aku menoleh untuk melihat siapa yang bertanya. Pere...