Hai, hari ini aku hadir lagi. Entah kenapa, bayang-bayang kalian selalu
saja membayangiku setelah kejadian beberapa hari yang lalu (12-12-16). Sejak
hari itu aku jadi ingin terus-terusan menulis dan menulis, tapi aku sendiri
bingung akan menulis apa.
Sebuah kesempatan besar tentu saja aku bisa melakukan hal ini diantara
kesibukanku bekerja untuk kembali mengingat setiap potongan-potongan kenangan masa muda
(?) haha tentu saja masa putih abu-abu yang mungkin terasa singkat.
Aku akan bercerita sedikit (walaupun dari tadi udah cerita) tentang apa
yang aku rasakan akhir-akhir ini sebelum kita masuk ke kalimat-kalimat berat
yang lain. Rutinitas gue tiap harinya, bangun pagi, ibadah, tidur lagi, bangun
sarapan, mandi, berangkat kerja, sampai langsung ngidupin komputer, nyapu,
duduk langsung fokus sama kerjaan. Tiap hari seperti itu, kadang aku bosan,
maka dari itu kadang aku berselancar sejenak di dunia maya, agar rasa penatku
hilang ditelan oleh proses loading intenet.
Hal yang menyebalkan ketika sedang asyik dengan dunia itu adalah ketika ada
konsumen yang datang, mau tidak mau aku menutup dan menyimpannya untuk nanti.
Yah, pukul 5 sore itu adalah waktu yang aku tunggu. Perjalanan pulang,
menikmati matahari yang menggantung rendah meninggalkan semu jingga. Menikmati
angin yang berhembus, sesekali tersenyum ketika melihat orang lain
disekitarku. Aku selalu mengulur waktu diperjalanan ketika pulang, berharap aku
bertemu dengan teman-teman yang lain dan bisa bercakap sebentar. Walaupun
kebanyakan dari hari-hariku tidak menemui mereka.
Terus menerus, setiap bagi, setiap sore, seperti itu. Kadang ketika
berangkat aku bertemu dengan para junior di sekolahku, walaupun mereka tidak
mengenaliku tapi aku kenal mereka dengan seragam yang mereka kenakan. Aku
jadi rindu mengenakan seragam itu, berangkat dengan jalan kaki, pagi-pagi
dengan semangat karena akan bertemu dengan teman-teman, bertemu dengan yang
diinginkan. Haaah, ingin sekali aku bertemu dengannya, ehhh salah dengan
kalian. Hahaha
Baiklah, lupakan soal itu. Marilah kita langsung masuk ke kalimat berat
yang aku maksud.
Aku menuliskan ini dengan mendengarkan lagu yang di cover oleh V dan Jimin - 95 graduation. Dan ini penggalan terjemahan dari liriknya
Meskipun waktu
telah berlalu, aku akan ingat selamanya
Kita yang sembrono,
kamu dan aku
Bahkan setelah
kelulusan, masih begini
Momen yang tidak
berubah oh aku ingat
Hal yang telah
berakhir ini
Tidak memberi
dampak pada kenyataan
Mengganggu tetangga
sekitar
Rasanya seperti
masih kemarin
Setiap hari
berusaha melalui malam yang kembali dan muncul lagi
Kamu telah
melihatku berusaha begitu keras
Sejarah debutku pun
hampir tidak kubuat
Setelah kelulusan
Bahkan meskipun
waktu telah berlalu
Jangan lupakan
tentang kita
Meskipun waktu
telah berlalu, aku akan ingat selamanya
Kita yang sembrono,
kamu dan aku
Bahkan setelah
kelulusan, masih begini
Momen yang tidak
berubah oh aku ingat
Kenyataan tidak
terpengaruh
Beratnya (tanggung
jawab) akan usia 20 tahun
Tidak ada yang
istimewa
Tapi waktu berlalu
sangat sangat cepat
Selama aku disini
seperti ini
Selama kamu disini,
kamu dan aku
Meskipun waktu
telah berlalu, aku akan ingat selamanya
Kita yang sembrono,
kamu dan aku
Bahkan setelah
kelulusan, masih begini
Momen yang tidak
berubah oh aku ingat
Aku ingin sekali menyanyikan lagu itu didepan kalian, atau kalau bisa mari
kita nyanyikan bersama agar maknanya benar-benar tersampaikan.
Apa kalian tertarik dengan itu? Ayo belajarlah hahah
Untuk penutupnya, aku tidak akan berkata banyak, aku hanya ingin berkata,
“Cintailah hidup kalian, bagaimanapun itu perjalanannya. Nikmati semuanya
semasa kalian masih bisa menikmati. Dan tak bosannya aku mengingatkan untuk
tidak melupakan teman yang lain, walaupun kalian sudah terbang kali ini.
Ingatlah kami, kita, mereka yang sama-sama menunggu (mungkin). Medekatlah terus
kepada Sang Kuasa, mengadulah sampai kalian benar-benar tenang dan bisa kembali
tersenyum. Kalau masih belum puas, carilah tempat lapang dan berteriaklah. Asal
kalian tahu ingin sekali melakukan hal itu. Aku ingin pergi ke Pantai bersama
kalian, ayo lomba berlari, ayo lomba bersepeda, ayo lomba berteriak, dan yang sangat-sangat
aku inginkan adalah ayo kita menenggelamkan masalah yang mungkin sulit untuk
kita katakan, ayo kita buang bersama ombak dipantai, kemudian kita akan
sama-sama mengatakan setelah semuanya terlewati. Apa kalian tertarik? Emmm
mungkin belum sekarang, mungkin butuh waktu yang lama untuk menunggu waktu itu
akan terjadi.”
Ahhh tidak, aku terlalu panjang berbicara, maafkan. Beginilah aku, hehe.
Emmm tapi sebentar aku ingin mengatakan ini, jika kalian menginginkan sesuatu
tulislah disebuah kertas kemudian tempellah di tempat yang sekiranya terbaca
ketika kalian merasa putus asa. Begitu juga ketika kalian merasa buntu
menghadapi sebuah masalah tulislah di kertas kemudian remaslah sampai tidak
berbentuk, atau jika kalian belum puas sobeklah hingga tidak terlihat
kalimatnya, kemudian buanglah ketempat yang tidak dapat ditemukan.
Komentar
Posting Komentar