Apa yang paling menyenangkan setelah mengenalmu?
bisa menatapmu selama mungkin, itu menyenangkan bagiku
bisa berada satu ruangan denganmu, itu menyenangkan bagiku
bisa bertukar pandang tanpa sengaja denganmu, itu menyenangkan bagiku
***
Kita sama-sama menyukai senyuman
kita diam-diam menyukai keramaian untuk menyembunyikan kegelisahan kita
kita sama-sama menyukai terbit matahari
emas kemilau yang menyeruak membuat warna-warna langit menjadi indah
kita sama-sama menyukai benamnya matahari
menjingga, tenggelam, kemudian malam
hanya saja ada satu hal yang membuatku merasa dalam dimensi lain denganmu
aku yang menyukaimu namun kau bertolak kepada yang lain
begitu juga dengan yang lain
yang ternyata memberikan perasaannya kepada orang lain
Apa kita memiliki kesamaan lagi?
Iya,
aku dan kau yang sama-sama merasakan jatuh cinta sendirian
aku dan kau yang sama-sama merasakan kegelisahan kemudian menyelinap dalam tawa orang lain
aku dan kau yang sama-sama ingin tersenyum
namun terbayang akan beratnya menanggung perasaan sendirian
aku dan kau yang sama-sama sendu setiap kali menatap emasnya matahari dan jingganya yang kian padam
aku dan kau yang pada akhirnya saling bertatap dan berkata "berhentilah mengejar,"
namun tetap saja hanya aku yang berhenti
kau terus menjauh seperti bayangan yang timbul dalam terang
kau terus menjauh seperti roda sepedamu yang tiada hentinya menggilas aspal jalanan
kau terus menjauh seperti angin yang menjelajahi setiap celah kosong
dan aku yang hanya diam seperti pohon
menikmati bayangan yang ada
menikmati trobosan angin yang semilir
menikmati kesendirian dalam riuhnya suara alam
aku, yang entah sampai kapan akan menunggu
berharap kau seperti bumerang yang suatu saat akan kembali kehadapanku
-NRM-
15 Juli 2018
Komentar
Posting Komentar