Aku sudah lupa bagaimana kita bertemu. Aku sudah lupa percakapan apa yang membuat kita semakin dekat. Aku tidak tahu bagaimana awalnya kita lebih dekat lagi. Yang tidak pernah ku lupa dan pasti aku ketahui adalah hatiku yang terus saja menunggu kau datangi, kau ajak berjalan bersama menyusuri bumi hingga mati. *** Ini sudah tahun ke-6 setelah kami lulus dari bangku menengah akhir. Masa dimana hal-hal rumit mulai berdatangan, banyaknya pilihan, perdebatan dengan batin sendiri. Masa dimana perasaan ke lawan jenis semakin kuat dan mengikat. Begitu juga denganku, Dika namanya. Aku jatuh hati kepadanya sejak kelas 2 SMA. Tapi aku tidak pernah mau mengungkapkannya. Kami dekat, hanya saja mungkin aku hanya seorang teman baginya. Parasnya yang tampan membuat semua perempuan ingin dekat dengannya. Singkat cerita ia akhirnya berpacaran dengan salah satu kakak kelas kami. Namun setelah ia lulus hubungan mereka berakhir. Dan setelah itu dia tidak lagi berpacaran. "Kayaknya jomblo itu ...