Langsung ke konten utama

Nanonanononanona

Pukul 22.07 waktu bagian gue nulis. Selalu jam jam segini bisa dapet pencerahan nulis, itupun kalau lagi beruntung bisa selesai dengan apik, kalau nggak ya ujungnya cuma garing kayak kemarin.

Sebelum gue ke topik, jadi kemarin gue sempet nulis buat update minggu ini, tapi ditengah tengah nulis mesti berenti nyari kata kata, ngerangkai kalimat sampe gue sendiri setres. Dan akhirnya tulisan itu hanya gue arsipkan di dokumen tanpa gue masukkan ke draf blog ini.

Oke lanjut!

Kemarin gue berencana mau ngomongin soal Playlist yang dirilis oleh si Namjoon BTS ini dengan nama Mono. Kalau pengen tahu kenapa Mono simak video vlive-nya karena gue nggak akan bahas itu hahaha.

Sebelumnya, maaf apabila ada kesalahan ejaan atau penulisan serta kalimat. Kritik saran bisa langsung kirim email karena ternyata setelah gue cek gue nggak bisa terima komentar karena apa gitu, gue nggak mudeng.

Lanjut!!

Dari 7 lagu dalam Playlist tersebut ada 4 lagu yang jadi favorit gue kalau lagi dengerin musik. Badbye, everythingoes, forever rain, dan uhgood. Yang paling adalah everythingoes yang menurut gue bisa jadi kalimat penyemangat kalau gue down.

Seperti halnya malam yang pergi dan pagi yang datang. Musim semi yang pergi dan musim panas yang datang, tapi Seperti halnya bunga yang layu dan buah yang masak Segalanya perlu melalui rasa sakit

Itu salah satu terjemahan dari penggalan lirik lagunya. Semua akan berlalu, seperti pergantian pagi-siang-malam, seperti pergantian musim, seperti halnya siklus tumbuhan. Begitu juga dengan kehidupan kita, yang tentu saja akan melalui yang namanya rasa sakit. Rasa kecewa dan sebagainya, karena dengan rasa itu kita bisa belajar untuk menjadi dewasa, kita juga bisa lebih bersabar dan selain itu kita juga bisa belajar untuk bersyukur dengan apa yang sudah kita dapatkan.

Ada sedikit cerita nih, jadi gue pernah mengalami waktu sulit menurut gue. Nggak tahu apa ini efek setiap bulannya atau memang pikiran gue lagi nggak bisa fokus. Hari itu gue sering banget melakukan semacam kesalahan kecil di tempat kerja. Sampai gue sendiri juga bingung, ada apa dengan diri gue sebenarnya?! Sampai akhirnya istirahat Ashar waktu itu, gue pergi ke mushola dan akhirnya gue nangis di sana, hahaha. [Iya ketawain aja]

Gue nangis dan terus terus bertanya sama diri gue sendiri kenapa gue, gue ini kenapa bahkan sampai hal sepele pun gue bisa sampai salah. Gue coba berdoa agar nggak ada lagi kesalahan yang gue buat, juga gue meminta kembali fokus gue. Tapi ternyata masih belum dihari itu, karena sampai pulang pun gue masih bikin kesalahan.

Untung aja hari itu gue langsung kembali disibukkan dengan acara majelis, jadi hal hal kecil yang menurut gue memberatkan itu bisa terlupakan. Dengan adanya gue bareng temen temen, dapat kajian juga jadi berasa lebih tenang.

Saat itu, gue jadi ingat lagu ini. Bener juga, semua bakalan berlalu. Sekarang tinggal atur ulang mindset-nya, jangan terlalu dipikir dalem dalemlah kalau memang masalahnya kecil dan terhitung wajar. Atur semangat dari rumah biar tingkat kefokusannya bener bener full, dan kalimat "semua pasti berlalu" masa bodo ajalah selama nggak berat masalahnya.

Sebenernya nggak cuma lagu ini aja ada beberapa lagu dari BTS sendiri yang memang bisa bikin bangkit semangat gue maupun mood gue yang kadang lagi berantakan. Tapi itu insyaallah cuma perantara hahaha, karena yang lebih baik itu adalah hanya kepada Allah kita mengadu dan merasa lebih baik ketika dihadapkan dengan permasalahan.

Nah, ada satu lagu lagi yang enak didengerin, Forever rain. Kalau yang ini gue suka sama liriknya. Salah satunya kurang lebih bilang gini, berharap hujan turun dengan itu mereka tidak akan melihat wajahku karena mereka sibuk mengurus diri mereka sendiri.

Ada benernya juga kan?! Kalau hujan pasti kita bakalan sibuk menyelamatkan diri sendiri jadi nggak bakalan lihat orang yang mungkin sedang sedih di sekitar kita.

Ada lagi, badbye. Ini lagu tergolong pendek durasinya. Hanya 01:53 menit. Padahal gue cukup suka sama lagunya dari musiknya juga, mengingatkan gue dengan band Nell di salah satu lagunya tapi gue lupa judulnya.

Kill me softly, itu yang sering gue inget dan gue hafal hahaha.

Sebenernya semua bagus tapi yang gampang nyanthol di telinga gue sejak mendengar untuk pertama kali 4 lagu yang gue sebutkan tadi. Dan yang sampai sekarang gue masih maksud sama liriknya 3 yang gue bahas tadi, sedangkan untuk uhgood gue masih belum bisa masuk ke dalamnya.

Bagi kalian yang penasaran langsung download aja karena ini memang oleh namjoon dirilis secara free. Bisa didownload lewat Google Drive, bisa mediafire, mega, ada juga di soundcloud.

Bukan melebih lebihkan, tapi ini membicarakan apa yang gue pribadi rasakan. Memang lagu lagu milik BTS ini banyak memberi semacam kekuatan untuk gue pribadi. Bisa bawa ide juga, bisa jadi moodbooster, bisa bikin kita lebih semangat dan membuka pikiran kita untuk tidak mudah putus asa.

Gue bisa suka BTS sampai sekarang ya karena itu. Selain lagunya yang gampang nyanthel, liriknya yang dalem itu yang bikin gue makin suka.

Baiklah, jangan terlalu panjang dikira Khotbah Jumat atau nasehat, hahaha.

Dan masih sama kalau gue nulis gini pasti bingung mau nutup gimana. Okelah, jangan lupa untuk kritik saran langsung lewat email atau media sosial yang sudah tertera di kolom About pasti gue respon karena gue bukan orang sibuk, hahaha.

Kembali juga mengingatkan bagi kalian yang mempunyai karya tulis tapi bingung mau post di mana bisa dikirim lewat email (nailaracheliard@gmail.com) dengan menyertakan biodata lengkap dan akan gue post di blog ini.

Gue akhiri, sampai bertemu dipostingan selanjutnya semoga lebih bermanfaat. Bye

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...