Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Liburan

Berdasarkan KBBI Online, liburan adalah masa dimana kita bebas dari bekerja atau masuk sekolah (libur). Dan gue rasa cukup dengan tiduran di rumah selama satu hari penuh itu termasuk liburan. Gue termasuk orang yang pengen kemana-mana tapi terbatas karena gue nggak bisa naik motor sendiri selain itu gue juga nggak ada temen untuk pergi kemana-mana. Dan yang paling penting adalah uang, yang bagi gue cukup berat untuk mendapatkannya dan (baca: apalagi) melepaskannya. Maka dari itu gue berprinsip liburan nggak perlu jalan-jalan jauh, cukup lo merasa happy dan merasa free dimanapun itu sudah termasuk liburan. Biasanya sih satu bulan di weekend gue selalu pergi sama temen-temen gue, mainlah ke alun-alun kota makan sambil menikmati sore di sana, cerita-cerita seru, ngomongin orang atau hal-hal yang kita lihat di sana. Tapi akhir-akhir ini kita susah nyari waktu luang buat bisa sama-sama. Sekalinya mungkin ada tapi malah dateng rasa mager atau kalau nggak karena nggak ada yang ng...

Dunia Berubah : Sadar Sampah Plastik

Semakin kesini semakin banyak yang berubah, benar dunia mulai berubah karena penghuninya. Beberapa minggu yang lalu, gue sempat ikut kajian dan saat itu ada satu pembahasan yang menarik untuk gue lanjutkan, yaitu tentang sampah plastik. Minggu-minggu sebelumnya gue juga sempat me-review novel Kekal yang isinya juga tentang alam, pentingnya menjaga kelestarian alam. Gue rasa ini perlu gue ulas karena sama-sama menyangkut tentang alam dan kelestariannya. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia dan Badan Pusat Statistik, sampah plastik di Indonesia ini mencapai 64 juta ton/tahunnya, sebanyak 3,2 juta ton merupakam plastik yang dibuang ke laut. Bahkan ada pula yang mengatakan hingga 300 juta ton/tahun, sungguh sangat mengenaskan sekali. Padahal sampah plastik adalah sampah yang sulit terurai, kurang lebih memerlukan 200 – 1000 tahun agar plastik bisa terurai. Belum lagi munculnya zat kimia setelah terurainya sampah plastik tersebut yang dapat mencemari tanah ...

Membangun Mental dan Mindset Baru di Tahun 2019

Dan setelah sekian lama gue nggak pernah posting diblog, itu rasanya...nano nano dan gue akan menceritakan hal-hal yang gue temui selama berminggu minggu ini. Hari Senin, setelah hari Minggu dimana gue menjanjikan untuk memposting review terakhir dari Koala Kumal . Tapi sangat disayangkan ketika hari itu gue sedang dilanda penyakit yang memang sering kambuh pas hari Senin, lambung dan diikuti rasa lemas hingga berujung malas kemana-mana. Akhirnya gue memutuskan untuk tidak berangkat kerja waktu itu dan gue juga tidak melakukan aktifitas lain selain gelimpungan di kasur. Berlanjut dihari hari berikutnya, karena ketidak hadiran di tempat kerja, pekerjaan gue menumpuk dan harus gue selesaikan hari-hari itu juga. Malam hari waktu biasanya gue posting gue dilanda cape dan malas belum lagi kalau ada acara lain. Akhirnya gue memutuskan untuk menunda postingan tersebut hingga waktu yang digariskan, hhahha. Selama berhari-hari gue bergaul dengan pekerjaan utama gue, bercengkrama ...

Review Koala Kumal Pt.4

Setelah hari beranak menjadi minggu yang hampir menjadi bulan, akhirnya review terakhir dari novel Koala Kumal berhasil dipost. *** Siklus manusia pada umumnya, bertemu – berkenalan – bercanda – nyaman – suka – jadian – bosen – marahan – rujuk – marahan – putus dan kembali lagi dari bertemu dengan orang baru kembali berkenalan satu sama lain, mengobrol santai, timbul rasa nyaman hingga jadian, begitu terus sampai kita benar-benar bosan dengan siklus itu. Tapi ada juga yang hanya memilih melalui siklus tersebut satu kali, dikesempatan berkenalan yang kedua kalinya ia memilih untuk tidak mudah menaruh rasa nyaman dan beranggapan Cuma teman. Ada pula yang sama sekali tidak menemukan orang baru sampai akhirnya dia menjalani hidupnya dengan sisa-sisa masa lalunya, iya itu gue salah satunya. Itu menurut gue, seperti yang gue alami juga setelah gue lulus sekolah gue tidak banyak bertemu orang baru yang seusia gue. Semua teman kerja gue lebih tua bahkan sudah menikah dan puny...

Review Koala Kumal Pt. 3 - Aku Ketemu Orang Lain

Review yang ketiga dari Novel Koala Kumal, Aku Ketemu Orang Lain. Bab ini menceritakan tentang kisah percintaan Raditya Dika ketika harus menjalani hubungan Long Distance Relationship atau hubungan jarak jauh. Menurut Hampton (2004) hubungan jarak jauh atau sering disebut dengan long distance relationship adalah dimana pasangan dipisahkan oleh jarak fisik yang tidak memungkinkan adanya kedekatan fisik untuk periode waktu tertentu.  Jadi kita hanya bisa menjalin komunikasi melalui dunia maya seperti berkirim email, video call, chatting dan semacamnya. Saat itu Raditya Dika harus pergi ke Adelaide, Australia untuk melanjutkan studinya di perguruan tinggi dan mau tidak mau ia harus menjalani hubungan LDR dengan pacarnya. Awalnya ada keraguan dari ceweknya begitu juga dengan yang dirasakan Raditya Dika. Namun perbincangannya dengan Zafran di pesawat menuju Adelaide membuatnya sadar bahwa yang terpenting dalam hubungan LDR adalah kepercayaan. Ia harus membuat ceweknya...

Review Koala Kumal Pt. 2-Patah Hati Terhebat

Bab yang membuat gue kembali berpikir, pernah belum ya, gue merasakan patah hati semacam itu? Sebelum menuju ke pembahasan bab ini, gue beri pengertian secara bahasa tentang apa itu Patah Hati. Berdasarkan Wikipedia Indonesia, Patah hati adalah suatu  metafora  umum yang digunakan untuk menjelaskan  sakit emosional  atau  penderitaan  mendalam yang dirasakan seseorang setelah kehilangan orang yang dicintai, melalui  kematian ,  perceraian ,  putus hubung an , terpisah secara fisik atau penolakan cinta. Bab tentang Patah Hati Terhebat dalam novel ini menceritakan tentang kisah patah hati terhebat yang dialami oleh teman dari Raditya Dika. Jadi ceritanya dia adalah tipe orang yang susah untuk jatuh cinta dan sekalinya jatuh cinta ia menemukan seseorang yang benar-benar bisa merubah hidupnya menjadi lebih baik. Bahkan efek patah hati yang ia rasakan sampai-sampai membuat dia tidak bisa pacaran lagi, patah hati yang bisa merubah ...

Review Koala Kumal Raditya Dika Pt. 1

Kembali lagi di blog gue...kembali lagi di kolom review novel yang sedang/pernah gue baca. Semoga hal ini memberi efek positif untuk kembali menghidupkan gemar membaca buku yang mungkin sudah menurun di zaman milenial ini. Sesuai judul postingan review kali ini, yaitu membahas tentang novel ketujuh dari Raditya Dika yang berjudul Koala Kumal . Seperti novel-novel lainnya, di novel Koala Kumal ini juga berisi kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi dari Raditya Dika. Terdapat 12 bab cerita pendek yang ia tulis tentunya dengan nuansa komedi khas darinya. 12 bab cerita tersebut adalah, Ada Jangwe di Kepalaku, Ingatlah Ini sebelum Bikin Film, Balada Lelaki Tomboi, Panduan Cowok dalam Menghadapi Penolakan, Kucing Story, LB, Perempuan Tanpa Nama, Menciptakan Miko, Lebih Seram dari Jurit Malam, Patah Hati Terhebat, Aku Ketemu Orang Lain, Koala Kumal . Seperti biasanya, gue akan membahas cerita tersebut tapi nggak bisa semuanya. Gue akan mengambil 3 atau 4 cerita yang pernah gue a...

Krisisnya nilai nilai pendidikam dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

Krisisnya nilai nilai dalam pelajaran PKn Gue rasa pada zaman sekarang ini kebanyakan anak anak pasti bersekolah walaupun mungkin sebagian hanya menamatkan di tingkat Sekolah Dasar dan sebagian lainnya mungkin sampai Sekolah Menengah Atas dan sebagian yang beruntung bisa selesai hingga perguruan tinggi bahkan mungkin bergelar profesor. Dan gue rasa disemua bangku sekolah tersebut kita diajarakan tentang adab, sopan santun dan semacamnya. Terutama di mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), pastinya kita tidak asing lagi mendengar norma, pasal, lembaga lembaga pemerintahan dan lain sebagainya. Yang menjadi sorot gue kali ini adalah pelajaran PKn yang membahas tentang norma, terutama bagian norma kesopanan / sopan santun. Entah efek samping apa, tapi gue merasa semakin ke sini kebanyakan manusia mulai kehilangan akan tata krama. Entah pula ini gue yang sensi atau memang seperti itu. Kebetulan gue bekerja di toko pelayanan jasa, jadi setiap harinya gue menemui orang orang dengan...

Tentang Manusia

Dalam dunia ini Tuhan menciptakan semua hal secara berpasangan-pasangan dengan berlawanan (Jadi jangan sedih buat yang masih jomblo, karena ada waktu lo akan bertemu dengan pasangan lo ) seperti panas dan hujan, hidup dan mati, besar dan kecil, panjang dan pendek, tinggi dan rendah, dingin dan panas, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Begitu juga dengan manusia yang mungkin beberapa dari mereka baik dan sisanya jahat. Mungkin beberapa dari mereka pintar dan sisanya bodoh. Beberapa dari mereka bahagia dan sisanya memiliki kesedihan. Ada yang suka tapi doi-nya nggak suka (ehh). Seperti dalam lagu Fourtwnty juga yang judulnya Hitam Putih. Yang setelah gue pikir, lagu ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang aw al nya baik-baik aja tapi seiring berjalannya waktu mereka mulai berselisih, satu sama lain merasa ada yang berubah sehingga hubungan mereka jadi ngga k sehat. Dan di bagian reff -nya “ belajar melepaskan dirinya, walau setengahku bersamanya, ku yakin kitakan...

Ubur-ubur Lembur Karya Raditya Dika

Sejauh gue membaca novel baru sekali ini gue mau baca bab Prakata karena isinya menarik sama halnya isi bab intinya. Novel karya Raditya Dika yang kedelapan setelah Koala Kumal yang diluncurkan secara serentak pada tanggal 7 Februari 2018. (Wikipedia Indonesia-Ubur-ubur Lembur) Novel ini berisikan kumpulan cerita yang setelah gue hitung ada 14 cerita yang beliau angkat dari pengalaman pribadinya yaitu, Dua Orang yang Berubah, Pada Sebuah Kebun Binatang, Mata Ketemu Mata, Balada Minta Foto, Raja di Sekolah, Di Bawah Mendung yang Sama, Rumah yang Terlewatkan, Tempat Shooting Horor, Percakapan dengan Seorang Artis, Curhatan soal Instagram Zaman Now, Percakapan dengan Seorang Anak yang Ingin Jadi Artis, Korban Tak Sampai, Penyesalan itu Nikmat, Ubur-ubur Lembur. Nah kali ini gue akan bahas beberapa bab yang menurut gue menarik dan juga pernah gue rasakan. Pertama, di bab Dua orang yang Berubah yang menceritakan tentang orang yang udah berpacaran cukup lama dan aktif meng-upload...

Produktif pt.1

Pertanyaannya hanya satu, apa ukuran bahagia? Ketika mata yang selamanya hanya mampu menatap, melihat apa yang sedang terjadi. Ketika mulut yang bisa berucap tapi kadang ragu dengan suara yang ia keluarkan, apakah sumbang? Apakah salah? Apakah bisa dipercaya? Ketika telinga yang selamanya hanya mampu mendengarkan, tapi juga ragu akan suaranya, apakah benar? Apakah baik? Syukurlah ada hati, yang memiliki mata yang melihat dengan benar, memiliki mulut yang selalu nyaring bunyinya, ada telinga yang akan mengambil kebenaran dari semua suara yang terdengar. Itulah gambaran manusia, banyak manusia yang memandang kita kemudian mengatakan semua hal tentang kita dari segi pandangannya entah itu baik, entah itu buruk, benar atau salah, ia juga mendengarkan komentar dari manusia lainnya yang mungkin juga memandang kita. Diantara itu semua ada hati, yaitu manusia yang layak dipanggil teman baik. Yang memandang kita cukup lama, mengenal kita sangat baik, tidak pernah menyalahkan namun me...

Surat Terbuka : Kepada Kamu yang Akan Pergi Cukup Lama

Surat terbuka, untuk kamu yang akan pergi cukup lama Hai, selamat pagi, selamat siang, selamat sore, selamat malam, pilihlah sesukamu saat membaca tulisan ini. Bacalah tulisan ini kapanpun kamu mau, apabila itu bisa mengobati rasa rindumu dengan nuansa khas habitatmu. Aku tidak bermaksud lancang mengatas namakan manusia yang kenal dekat denganmu tapi tidak mengetahui kepergianmu. Aku juga tidak bermaksud sok baik menuturkan deretan kalimat seperti ini, bahkan tidak pula sedang mencari muka dihadapanmu, karena mukaku masih di sini, mejadi tempat mata, hidung, dan mulut untuk terus melihat, bernapas, dan berucap. Berhati-hatilah ketika berpergian nanti, jagalah sikapmu, tetaplah menjadi dirimu walaupun kau sedang di negeri orang yang tidak banyak mengetahuimu tentang dirimu seperti kami. Jaga juga kesehatanmu saat di sana, memang katanya di sana ada banyak makanan yang enak tapi janganlah makan sembarangan, terkadang rasa enak menurut mereka tidak sama dengan rasa enak men...