Aku hanya menatap layar komputer yang kosong, putih bersih, dan kursor yang berkedip. Lagi-lagi aku kalah dengan diriku sendiri. Ponselku terus berdering menerima pemberitahuan dari semua media sosial, bahkan dari para pembaca ceritaku yang meminta kelanjutannya. Untuk pertama kalinya aku merasakan hal semacam ini, benar-benar rasanya ingin tidur saja dan tidak memikirkan banyak hal yang bisa membuat kepalaku pecah. Aku hanya perlu bicara, ya hanya itu. Itu yang ada dalam pikiranku. Hari itu, cuaca sedang tidak bagus tapi aku memutuskan untuk tetap keluar. Dengan memakai jaket sedikit tebal, memasang earphone dan menggendong tas kecil, dan tidak lupa memasang airplan mode pada ponselku. Aku keluar dari rumah untuk mencari suasana baru. Setidaknya aku bisa melihat apa sebenarnya putih yang kosong, apa sebenarnya biru yang bersih, apa sebenarnya abu-abu yang kalut. Agar aku juga tahu bagaimana membuat kesemuanya menjadi warna yang lebih baik dan kembali tenang tanpa kekhawatiran. ...