Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

BEROPINI : Salah nggak sih, suka sama pasangan orang?

Akhir-akhir ini banyak banget yang mempertanyakan hal ini kepada gue. Salah nggak sih, suka sama pasangan orang?  Gue yang juga nggak tahu kebenarannya, ikut tanya ke orang lain. Pastilah ada yang bilang, "ya nggak papa, namanya juga perasaan, kita nggak bisa ngaturnya."  Ada juga yang bilang, "salahlah, kan udah punya pasangan," Terus?  ðŸ¤” Setelah gue diskusikan dengan teman-teman gue, hasilnya kurang lebih gini : Memiliki perasaan kepada seseorang yang sudah memiliki pasangan bisa bernilai benar  juga salah . Bernilai benar : apabila kita cukup menyimpan perasaan tersebut, tidak ada niatan untuk menghancurkan hubungan orang tersebut. Tidak ada niatan untuk terus meneruskan perasaannya. Juga selalu sadar bahwa 'dia' bukan orang tepat untuk kita. Bernilai salah : apabila kita berniat untuk membuat hubungan mereka bermasalah. Kita berusaha untuk menggoda agar dia berpaling kepada kita. Terus, kalau kita doa ke Allah biar dia sama kita boleh nggak?  ðŸ¤­ Maaf ni...

CHAT : Ngomongin Gawe

Sebenernya nggak penting-penting amat sih. Ngisi waktu luang aja. Hemmm Jadi gini, gue mau menceritakan konsep blog baru di semester 1 tahun pelajaran 2020/2021. Loh malah jadi kayak sekolah. Gue sengaja bikin 3 label utama di blog ini. BEROPINI  dimana gue akan membagikan opini gue tentang sesuatu hal. CHAT  bukan, bukan chat pesan, tapi singkatan dati CURHAT. Isinya bisa bener-bener gue curhat yang ngeluh sana sini, bisa juga cuma info tidak penting seperti ini. OTEM Obrolan Tengah Malam. Jadi obrolan tengah malam ini biasanya muncul saat gue berkonflik sama diri gue sendiri pas mau tidur. Matanya capek tapi otaknya masih otak-atik sana sini. Kenapa harus dilabeli gitu? Karena sebenernya dulu gue udah bikin label di kolom label. Cuma karena lupa dan kayaknya terlalu ribet akhirnya gue persempit seperti itu. Untuk memudahkan gue juga sih. Bakal nambah lagi nggak?   Untuk saat ini gue cuma kepikiran 3 itu. Mungkin bisa nambah  tapi nunggu pada gede dululah, takut su...

Beropini : Kapan Nikah?

Huh, gue mau play lagunya Hindia yang judulnya Besok Mungkin Kita Sampai. Biar paham juga tuh, konsepnya nggak akan segampang yang lu pikir. Pertanyaan soal, "kapan nikah?" memang nggak asing lagi diusia 20-an. Nggak deh, zaman sekarang orang usiab19-an kalau temen-temennya udah pada nikah juga pasti ditanya gitu, "lu kapan nyusul?!" Rasanya udah pengen gue tepok tu kepala. Apalagi kalau yang nanya juga belum nikah, rasanya pengen gue kasih kaca segeda tembok aula sekolah. Biar mantul tuh pertanyaan. Sebenernya nggak cuma soal nikah aja. Tentang semua hal, pekerjaan, sekolah, masa depan. Nggak segampang ucapan sama bayangannya, pak. Mungkin kita bisa nih, nulis, gambar, besok tahun depan gue udah punya rumah, tahun depannya gue nyicil mobil. Tapi kita nggak ada yang tahu selama menuju tahun itu ada apa aja sih, kira-kira pemasukkan gue aman nggak, cek nih pengeluaran utamanya berapa, ehh jangan lupa juga sama yang suka dateng tiba-tiba tanpa diminta. Belum nanti, mo...

Ujung Sebuah Keikhlasan

Ujung Sebuah Keikhlasan . FYI, gue nemu judul ini, tadi sore, pas hujan-hujan, duduk di teras rumah sambil dengerin lagu Endah n Resha-Melupakanmu. Pas kalimat itu muncul di kepala gue langsung terkesan sendiri. Dalam hati, masih bisa ternyata otak gue diajak kreatif. Tapi, itu hanya sebatas judul teman-teman sebangsa, setanah abang, setanah air dari mata. Bahasannya nggak akan seserius itu. Yaaa gimana ya ,  mau serius tapi belum berani, sih. Yhaaa... Oke .  Skip. Kembali lagi ke topik. Sebenernya apa sih arti ikhlas? Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, ikhlas berarti : Dalam hal ini, yang perlu ditekankan adalah ikhlas dalam artian rela, merelakan. Gue yakin, semua orang pasti pernah mengalami situasi yang mana mau tidak mau, bisa tidak bisa harus merelakan. Entah itu soal barang, entah itu soal perasaan, entah itu soal UNBK, entah itu soal penulis cerita serial Naruto yang memutuskan Naruto mati, dan hal-hal lainnya. Gue juga sering, bukan sebatas pernah l...

Setelah Sekian Purnama

Mau nyapa segan, nggak nyapa dikira akhlak less. Haloo, gue kembali. Iya, nggak ada yang nunggu juga sih. Tapi gue merasa perlu aja nyapa terus minta maaf sama diri sendiri karena ingkar janji. Maaf ya. 😒  Sama diri sendiri aja ingkar janji, apalagi sama orang lain. 😅 Bercanda. Oke. Lanjut. Alasan kenapa gue kembali main blog lagi adalah ternyata rindu juga nulis sembarangan di ruang terbuka. Iya ruanganya aja yang terbuka, tapi kagak rame juga. Ditambah lagi kekurangan topik pembahasan juga medianya. Emang sih nulis blog di HP bisa, tapi nggak ada gregetnya sama sekali. Tulisannya kelar kagak, mata pegel iya. Nggak luas aja ngeliatnya. 😒  Terus apa nih yang mau dibahas?? Gue akan mengulas, kembali mengingat ingat apa saja yang gue alami selama bulan Mei sampai Oktober ini, secara singkat. 😒 Bilang aja lu banyak lupanya, tutup panci! Iya. Emang sebenernya banyak lupanya. Ya udah daripada gue ngarang, seingetnya aja. Maaf sebelumnya, apabila bahasanya masih kurang komunikat...