Tahun 2021 sebentar lagi berakhir. Betapa menyenangkan dan mengejutkan semua kejadian di tahun ini. Entah drama Covid, drama percintaan, drama kehidupan, sesuatu yang tidak pernah kita duga kedatangan sampai hal-hal yang sudah coba kita rencanakan. Alhamdulillah semua masih bisa dinikmati dan diambil pelajarannya.
Tiba-tiba aja gue keinget jaman-jamannya gue deket sama seseorang. Yang bisa tiap malam chatting, saling nanya gimana hari ini, apa kesibukannya. Saling pamit tiap kali mau ada kegiatan yang nggak memungkinkan ngakses HP. Saling mengingatkan untuk ibadah dan kebutuhan umum manusia, aka makan. Sayangnya, hanya sebentar dan mungkin nggak akan ada kelanjutannya. Sialnya, sudah lebih dari 3 bulan aku tidak bisa sesantai itu setiap mendengar atau mengingat hal-hal yang berkaitan dengannya.
Kadang ada keinginan untuk kembali menyimpan nomornya, melihat kegiatannya dari story, tapi rasanya akan semakin menyulitkan perjalananku untuk mengikhlaskan. Kadang ada keinginan untuk menghubunginya sekedar menanyakan “Apa kabar?” tapi kenapa terdengar aku benar-benar satu-satunya orang yang tidak bisa lupa, walaupun memang seperti itu kenyataannya.
Mungkin sama seperti ketika aku memberikan kesan pertama kepadanya. Cukup aku sampaikan melalui tulisan. Terima kasih sudah mengajarkan banyak hal walaupun singkat. Terima kasih juga sudah menjadi teman yang baik, menjadi pendengar yang baik, menjadi penasehat yang baik. Terima kasih karena sudah merubah sedikit banyak hal dalam kehidupanku. Semoga saja kehidupan tahun depan kita sama-sama menemukan kebahagiaan yang kita harapkan masing-masing. Semoga saja kedepannya semuanya juga akan membaik.
Komentar
Posting Komentar