Gue rasa semakin sering gue jatuh cinta maka gue juga akan semakin bego. Dan mungkin ini juga dialami oleh perempuan-perempuan lainnya. Lebih tepatnya, semoga saja. Semoga saja bukan hanya gue yang mengalami hal ini.
Hampir setiap kali gue jatuh cinta sama orang, gue akan melakukan hal-hal bodoh. Yang dianggap orang lain bodoh tapi tidak menurut gue saat itu. Saat gue suka sama Dana misalnya, gue rela ikut organisasi siswa yang dia ikutin, padahal gue bukan tipe orang yang aktif berorganisasi. Pas gue tahu dia telat masuk, gue juga pura-pura telat dan nemenin dia dihukum. Bahkan saat gue tahu dia suka sama orang lain, gue masih rela bantuin untuk PDKT-an. Pas dia patah hati gara-gara cewek itu gue juga masih setia hibur dia, ngajakin dia jalan-jalan biar lebih fresh lagi. Sampai akhirnya gue dengan bodohnya ngungkapin perasaan gue setelah lulus SMA, jelas jawabannya gue ditolak karena udah dianggap temen baik. Gue mencoba membuktikan itu dengan tetap baik-baik aja pas ketemu dia.
Kebegoan gue selanjutnya adalah saat gue jatuh cinta sama Ares, dimana gue rela nungguin pesannya sampai jam 12 malam saat dia minta gue, "stand by ya, cha" yang nggak tahunya dia sendiri malah ketiduran sewaktu chatting sama gebetannya. Gue juga rela baca semua judul webtoon yang dia saranin ke gue, belum lagi nonton film dengan genre yang nggak gue suka. Juga dengan senang hati gue membantu dia deket sama gebetannya, walaupun pas ditolak akhirnya gue juga ditinggalkan. Iya, habis manis sepah dibuang, karena udah nggak dibutuhin gue dianggurin gitu aja.
Yang menurut gue paling bodoh adalah ketika gue berpura-pura tidak tahu saat Raden nyembunyiin barang-barang gue. Saat gue pura-pura bingung nyarinya atau saat gue pura-pura nggak tahu jawaban atas pertanyaan jokes receh yang dia buat. Gue selalu senang ketika melihat Raden ketawa puas karena gue kebingungan, karena gue nggak tahu, iya, karena Cuma itu yang bisa gue lakukan setelah gue tahu kalau dia udah suka sama orang lain. Gue selalu berusaha menjadi orang yang selalu ada saat dia butuh bantuan, gue juga nggak mau ngrepotin dia, gue akan selalu dengerin dia ngeluh, dan gue relain meja pojok favorit gue, gue anggurin biar bisa buat Raden duduk nemenin gue kerja dimeja sebelahnya. Gue akan selalu ketawa setiap kali dia bercanda walaupun itu nggak kedengeran lucu. Saat dia kecapekan sampai ketiduran di meja itu, gue akan diam dan bekerja dengan tenang karena takut gangguin dia tidur. Gue selalu melatih gerakan refleks biar tiap kali dia butuh sesuatu, dengan sigap gue bisa kasih ke dia.
Dan sekarang, setelah gue pikir-pikir lagi gue memang bisa menjadi orang yang paling bodoh karena jatuh cinta. Tapi seenggaknya, ini bisa jadi bukti bahwa gue orang yang baik. Gue orang yang tulus kalau ngasih sesuatu dan gue orang yang mau usaha. Itu kesimpulan biar gue nggak terlalu hina banget jadi orang setelah ngerasain jatuh cinta.
Komentar
Posting Komentar