Langsung ke konten utama

365 dalam Satu Tahun : Bucin + Bego = Hina

Gue rasa semakin sering gue jatuh cinta maka gue juga akan semakin bego. Dan mungkin ini juga dialami oleh perempuan-perempuan lainnya. Lebih tepatnya, semoga saja. Semoga saja bukan hanya gue yang mengalami hal ini.

Hampir setiap kali gue jatuh cinta sama orang, gue akan melakukan hal-hal bodoh. Yang dianggap orang lain bodoh tapi tidak menurut gue saat itu. Saat gue suka sama Dana misalnya, gue rela ikut organisasi siswa yang dia ikutin, padahal gue bukan tipe orang yang aktif berorganisasi. Pas gue tahu dia telat masuk, gue juga pura-pura telat dan nemenin dia dihukum. Bahkan saat gue tahu dia suka sama orang lain, gue masih rela bantuin untuk PDKT-an. Pas dia patah hati gara-gara cewek itu gue juga masih setia hibur dia, ngajakin dia jalan-jalan biar lebih fresh lagi. Sampai akhirnya gue dengan bodohnya ngungkapin perasaan gue setelah lulus SMA, jelas jawabannya gue ditolak karena udah dianggap temen baik. Gue mencoba membuktikan itu dengan tetap baik-baik aja pas ketemu dia.

Kebegoan gue selanjutnya adalah saat gue jatuh cinta sama Ares, dimana gue rela nungguin pesannya sampai jam 12 malam saat dia minta gue, "stand by ya, cha" yang nggak tahunya dia sendiri malah ketiduran sewaktu chatting sama gebetannya. Gue juga rela baca semua judul webtoon yang dia saranin ke gue, belum lagi nonton film dengan genre yang nggak gue suka. Juga dengan senang hati gue membantu dia deket sama gebetannya, walaupun pas ditolak akhirnya gue juga ditinggalkan. Iya, habis manis sepah dibuang, karena udah nggak dibutuhin gue dianggurin gitu aja.

Yang menurut gue paling bodoh adalah ketika gue berpura-pura tidak tahu saat Raden nyembunyiin barang-barang gue. Saat gue pura-pura bingung nyarinya atau saat gue pura-pura nggak tahu jawaban atas pertanyaan jokes receh yang dia buat. Gue selalu senang ketika melihat Raden ketawa puas karena gue kebingungan, karena gue nggak tahu, iya, karena Cuma itu yang bisa gue lakukan setelah gue tahu kalau dia udah suka sama orang lain. Gue selalu berusaha menjadi orang yang selalu ada saat dia butuh bantuan, gue juga nggak mau ngrepotin dia, gue akan selalu dengerin dia ngeluh, dan gue relain meja pojok favorit gue, gue anggurin biar bisa buat Raden duduk nemenin gue kerja dimeja sebelahnya. Gue akan selalu ketawa setiap kali dia bercanda walaupun itu nggak kedengeran lucu. Saat dia kecapekan sampai ketiduran di meja itu, gue akan diam dan bekerja dengan tenang karena takut gangguin dia tidur. Gue selalu melatih gerakan refleks biar tiap kali dia butuh sesuatu, dengan sigap gue bisa kasih ke dia. 

Dan sekarang, setelah gue pikir-pikir lagi gue memang bisa menjadi orang yang paling bodoh karena jatuh cinta. Tapi seenggaknya, ini bisa jadi bukti bahwa gue orang yang baik. Gue orang yang tulus kalau ngasih sesuatu dan gue orang yang mau usaha. Itu kesimpulan biar gue nggak terlalu hina banget jadi orang setelah ngerasain jatuh cinta.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...