Aku. Bisa disimpulkan bahwa gue ini orang yang nggak mau ribet tapi jadi ribet, orang yang nggak tahu apa-apa soal dirinya sendiri, kebanyakan sadar tapi nggak pernah usaha karena bingung sendiri harus gimana. orang yang nggak bisa berhenti mikir, bahkan saat bengong pun, itu gue tetep mikir, adalah sesuatu yang selalu ada di otak gue untuk dipikirin. Orang yang sensitif, peka, sampai-sampai ngerasa bahwa gue harus ngebuat orang di sekitar gue merasa baik-baik aja, bahagia, soal gue belakangan. Dan dari semua itu, sudah dipastikan gue adalah orang yang nggak bisa menolak, karena kembali lagi, mood seseorang, keadaan seseorang itu tanggung jawab gue.
Mungkin penilaian seseorang terhadap gue pun berbeda-beda ya. Yang bisa gue rangkum sih, kemungkinan ada orang yang menilai gue ini orang yang galak, dingin, cuek, judes, ceria, energik, kekanak-kanakan, dewasa. Karena itu yang gue rasakan sampai saat ini. Ada sesekali gue akan menjadi orang yang diem seharian dan ekspresi terlihat dibuat-buat. Ada kalanya gue seperti orang yang baru dapat rejeki miliyaran, alias bahagia banget. Tapi justru karena banyak ekspresi yang gue buat, yang gue tunjukkan ke orang, gue sendiri jadi nggak tahu sebenernya yang mana dan apa yang gue rasakan.
Hal yang sampai sekarang belum bisa gue atasi adalah menyadari perasaan gue sendiri, gue nggak tahu kalau gue ketawa seperti ini, itu gue bener bahagia atau Cuma sekedar kemarin gue udah badmood sekarang waktunya gue baik-baik aja. Perkara emosi pelan-pelan gue masih bisa kontrol itu sih, walaupun masih sering lolosnya.
Bisa dikatakan gue emang pembohong paling bodoh sih, karena membohongi diri sendiri. Mungkin gue tahu apa sebenarnya yang gue rasakan tapi yang gue perlihatkan adalah gue tidak tahu apa-apa dan yang ada, ujungnya, gue sendiri yang menyesal.
Banyak kesalahan yang gue buat sampai saat ini, mungkin bener-bener memalukan atau mengecewakan, tapi gue tidak berpikir menyesal, karena dari kesemuanya gue bisa mengambil hal positifnya.
Berpura-pura untuk baik-baik saja itu nggak masalah, tapi sadar akan perasaan yang sebenernya itu juga perlu, sesekali meluapkan apa yang dirasakan itu juga perlu. Dan gue sedang mencoba itu, lebih mengenal apa yang gue rasakan dan mencoba untuk memperlakukan rasa itu dengan tepat.
Komentar
Posting Komentar