Mungkin emang nggak bisa cepat, tapi percaya aja bahwa hasilnya bakalan tetap. Entah gue pernah bahas soal ini atau belum, tapi melihat situasi gue dan teman-teman, gue tertarik untuk bahas soal berproses.
Gue Tarik dulu ke belakang, waktu dimana emosi gue bener-bener nggak stabil, egoisnya bener-bener nggak ada ampun, sampai gue merasa berantem sendiri sama isi kepala gue. Mood yang suka berantakan dan nggak ketebak. Kalau diinget-inget semua hal itu bikin gue gemes sendiri, tapi dari gue yang sekarang bener-bener pengen ngucapin makasih, karena tanpa melewati masa-masa itu tentu saja tidak akan mewujudkan gue yang sekarang, yang lebih baik tentunya, walaupun masih sedikit. Selain itu, gue juga yakin kalau masa-masa itu bukan Cuma gue aja yang ngalamin, mungkin hampir semua orang mengalami masa-masa labil nggak jelas.
Adanya situasi itu juga membuat gue sadar bahwa ada yang tidak beres dalam diri gue. Gue mencoba merenungkan banyak hal dan berpikir. Poin pertama yang terbesit adalah tentu saja hidup gue tidak akan baik-baik aja kalau caranya masih seperti itu, masih emosian, masih egois, dan semacamnya. Pelan-pelan gue mencoba merubah semuanya, tentu saja diawali dari menata pola pikir. Singkatnya, setelah berbulan-bulan hingga menahun gue baru ngerasain hasil dari proses merubah itu. Mungkin emang nggak langsung banyak, tapi ketika ada sedikit perubahan dari sebelumnya udah gue anggap naik kelas. Sebagai bentuk menghargai usaha jerih payah gue sendiri yang pastinya melewati berantem-berantem dengan diri sendiri.
Sama halnya dengan teman-teman gue. Mereka juga mengalami masa-masa kelam penuh dengan kebingungan dan mereka mencoba untuk tetap bertahan dengan caranya masing-masing. Sampai akhirnya mereka mendapatkan hasilnya, selesai kuliah, mendapat pekerjaan yang sesuai ekspektasi, berkeluarga, dan cita-cita lainnya. Kedengarannya mudah, bahkan gue juga sempat berpikir seperti itu, tapi gue segera sadar karena gue tidak melihat perjuangan itu, tidak melihat bagaimana usaha mereka, makanya gue mengatakan kelihatannya mudah. Padahal tidak ada proses yang berjalan mulus begitu saja, sesekali pasti terasa sakit, melelahkan, jenuh bahkan sampai putus asa. Ditambah lagi level ketahanan setiap orangnya berbeda-beda. Jadi, jangan membandingkan proses tiap orangnya, karena hidup ini masing-masing. Selain itu, jangan mudah berputus asa, karena kita nggak sendirian, semua orang setiap waktunya juga sedang berproses.
Komentar
Posting Komentar