Sama tapi tidak bersama, kalimat itu pas banget buat merayakan patah hati yang kesekian kalinya. Dan sebenernya kalimat itu gue dapet ketika lagi dengerin lagu Tulus Hati-hati di Jalan. Ini seperti Hymne patah hati di dunia gue sih, sebuah lagu untuk merayakan sekaligus mengenang sebuah kisah patah hati yang entah keberapa kalinya.
Awalnya gue percaya bahwa jodoh itu cerminan diri, tapi semakin ke sini, semakin gue menemukan banyak orang, gue ragu dengan hal itu. Terlalu sama juga tidak menandakan itu jodoh kita, hampir sama juga bukan berarti itu salah satunya. Banyak orang yang ternyata sama tapi hanya sebatas lewat, banyak orang yang bagaikan cermin tapi ternyata sebatas mampir. Mungkin juga sudah pada sama rasa tapi ternyata beda dunia.
Hal itu juga yang membuat gue sedikit malas dan memilih mengalir aja soal perasaan. Kalau suka ya udah biarin suka, gue selalu percaya semua ada batas waktunya, yang artinya perasaan gue juga bisa berakhir dan tumbuh berganti dengan perasaan lainnya. Semakin ke sini juga gue makin mikir lagi soal pernikahan. Rasanya pernikahan nggak segampang tentang 2 orang yang setuju buat nikah. Nggak sesingkat tentang perasaan saat itu-beberapa bulan kedepan-1 tahun-2 tahun. Entah kenapa semuanya berasa rumit, semakin ke sini banyak hal yang gue pertimbangan untuk menuju jenjang pernikahan. Melihat situasi diri gue sendiri yang belum baik juga, emosinya masih naik-turun, tingkat kesabaran menghadapi sesuatu juga belum baik, masih ke kanak-kanakan juga, mood yang sesekali masih berantakan.
Sebagian dari diri gue sebenernya juga mikir, apa yang gue takutkan itu belum terjadi dan entah akan terjadi atau tidak, jadi jangan terlalu diambil pusing saat ini. Tapi tetep aja, gue takut dengan hal itu. Mungkin karena gue juga belum menemukan seseorang yang membuat gue yakin bahwa dengan dia semua akan baik-baik aja.
Untung aja sih, keluarga gue bukan tipikal memaksa segera nikah diusia 24 tahun ini. Jadi itungannya masih aman aja, santai. Semua bakalan ada waktunya masing-masing, dan perkara sakral ini juga bukan perlombaan.
Komentar
Posting Komentar