Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

WIB : SUPPORT SYSTEM

Dengan diiringi lagu Hindia-Ramai Sepi Bersama, part WIB kali ini cukup dalam buat gue. Jujur aja, akhir-akhir ini gue lagi capeeeekkkkk banget. Nafsu makan sampai ilang-ilangan, berangkat kerja yang dulunya menyenangkan jadi malessss banget. Berasa balik lagi ke awal gue masuk kerja, berasa beraaaaatttt banget, sampai-sampai gue jalan aja nangis karena ngerasain betapa tidak menyenangkannya perasaan gue ketika berangkat kerja. Walaupun pas sampai sana dan kerja, yaa...semuanya kelihatan baik-baik aja. Dan ini alasan kenapa gue membahas tentang support system. Dikutip dari orami.co.id  support system merupakan seseorang yang memberikan dukungan, perhatian kepada orang lainnya. Tentunya orang tersebut adalah orang yang dekat dan sering berkomunikasi dengan kita. Kehadirannya yang mendukung, tidak menghakimi atau membuat kita merasa terpojok, memberikan masukan, tanggapan jujur yang tentu saja baik untuk kita, sangat membantu sekali ketika kondisinya lagi capek-capeknya. Itu juga yan...

OTEM : GRETEFUL

24 tahun, masih nggak nyangka ya, kita bisa loh sampai titik ini. Kalau menilik ke belakang, banyak hal yang cukup melelahkan bahkan rasanya ingin usai. Tapi kita bisa loh sampai titik ini. Bisa kembali bahagia setelah mengalami keterpurukan yang jatuh sangat dalam. Malam ini, kita baru sadar, begitu banyakk hal yang sangat menyenangkan tapi kita lewatkan. Kebersamaan yang hangat tapi kita diamkan. Tawa yang meriah tapi kita menutup telinga. Perpisahan-perpisahan yang sering kita pandang dan perhatikan ternyata tidak ada seberapanya dibandingkan dengan kebahagiaan itu. Kecil tapi sering. Yang lama-lama menyatu menjadi sebuah kolase yang mengharukan. Mengherankan karena baru menyadari, "ternyata kita pernah sebahagia itu, ternyata kita pernah menjadi paling hangat tanpa tanda pelukan, ternyata kita pernah mempunyai momen semenyenangkan itu" Terimakasih atas semuanya. Ini akan menjadi pengingat bagi kita, apabila kita kembali jatuh lagi dan hampir menyerah. 

CHAT : SEBUAH PLOT TWIST

Entah ini keputusan yang benar atau salah. Tapi gue rasa tepat untuk kondisi saat ini. Setelah sekian lama gue mengeluhkan perihal kondisi mental gue, akhirnya gue memutuskan untuk berani datang ke psikolog. Gue ngerasa ini udah mengganggu banget soalnya, kerjaan gue juga nggak lancar, nafsu makan gue juga semakin menurun, kualitas tidur yang nggak baik sama sekali. Gue berpikir ini mungkin malah bakalan jadi tambah parah, karena di dalam diri gue udah bentrokan terus. Setelah gue obrolkan dengan temen gue yang paham akan hal-hal itu, dia menyarankan gue untuk mendekat ke Allah dan mencoba untuk konsultasi. Gue emang setuju juga sih, secara keimanan gue emang lemah, dan gue juga bukan pribadi yang terbuka. Akhirnya karena gue udah merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi ini, gue bilang ke atasan gue. Akhirnya dengan sat set, beliau ngajakin gue ke dokter yang sebelumnya pernah dia datengi buat anaknya. Gue merasa ini sebuah hak istimewa yang gue dapat ya, karena gue berani ngomong da...

OPINI : MENGENAL UNTUK DIKENAL

Kalau ngomongin soal ilmu jiwa, kesehatan mental, pasti nggak akan ada berhentinya. Sama halnya tentang perasaan, topik kedua menurut gue yang nggak ada habisnya untuk dibahas. Gue juga pernah menyinggung tentang kesehatan mental dalam blog ini. Gue juga banyak menceritakan banyak hal yang gue rasa itu berkaitan dengan kondisi kesehatan mental gue. Kali ini, gue sedikit tertarik tentang kepribadian manusia. Dari hasil pencarian google, sebuah artikel ilmiah menuliskan bahwa kepribadian merupakan kebiasaan, sikap, sifat yang dimiliki seseorang yang berkembang ketika seseorang berhubungan dengan orang lain. Tentunya setiap orang akan memiliki kepribadian yang berbeda-beda, sekalipun itu dalam satu keluarga. Adapun faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang antara lain : Faktor Keturunan, yang meliputi watak, tempramen (respon terhadap sesuatu), kecerdasan Lingkungan, meliputi ketekunan, ambisi, kejujuran Kebudayaan, contohnya cara berbicara, yang mana setiap daerah memiliki khasnya m...

WIB : TEMEN X DEMEN

Dalam sebuah obrolan bersama temen nongkrong, gue bertanya, "kita bisa nggak sih, temenan setelah suka sama orang itu?" dan salah satu dari mereka menjawan, "nggak bisa." Itu juga yang gue alami, mau sekeras apapun gue berusaha, gue nggak bisa temenan sama orang yang pernah gue suka. Karena pasti apapun yang dia lakukan ke gue, bahkan bercanda pun, itu bakalan gue artikan berbeda. Gue akan selalu bawa perasaan dan pikiran atas semua kalimat yang dia ucapkan ke gue. Makanya ada beberapa orang yang setelah nyaman temenan terus kok demen, dia memilih untuk diam karena takut cita rasa pertemanan yang udah "gini banget" rusak cuma karena kalimat "aku suka kamu". Pro-kontra sih soal lebih baik diungkapkan atau nggak kalau punya rasa sama temen sendiri. Satu sisi kita yang suka pasti capek nahan perasaan, bahkan kadang nahan cemburu, tapi di sisi lain ada nilai pertemanan yang nggak kalah pentingnya. Menurut gue, mungkin semua cuma perlu waktu yang tepa...

OTEM : SELAMAT!!!

Selamat!!! Walaupun aku belum tahu kebenarannya, tapi beberapa fakta mengarah itu dirimu Hari yang sudah lama kau nantikan, akhirnya akan tiba Semoga semuanya lancar dan menjadi kebahagiaanmu di dunia dan akhirat Aku baik-baik saja, sedikit terkejut kemudian tertawa karena aku rasa itu memang dirimu Semoga saja tidak sekedar untuk saat ini, dikemudian hari aku berharap tetap akan baik-baik saja Sekali lagi selamat atas kabar pernikahanmu dengan perempuan yang kau impikan Aku senang mendengarnya.

CHAT : SAUJANA

Gue rasa, minggu ini gue sedikit aktif dan kreatif ya. Ada beberapa tulisan yang akhirnya kelar gue kerjakan. Otak gue juga ngide yang lumayan. Ditambah asupan-asupan lagu baru rilis yang langsung klik dan menambah inspirasi serta kesadaran tentang hidup gue sendiri (hahaha). Seperti judul curhat kali ini, Saujana. Lagu milik Bilal Indrajaya yang dirilis bulan Agustus 2022 ini berhasil membuat gue bercerita tentang apa yang sedang terjadi dalam kehidupan gue baru-baru ini. Gue pernah menceritakan sedikit tentang orang ini, yang intinya gue merasa dekat dengan orang ini, dan gue juga merasa punya banyak kesamaan yang membuat gue nyaman sama dia. Dengan dia gue mengenal diri gue sendiri dan mulai sedikit merubah diri gue sendiri agar bisa menjadi manusia yang sedikit lebih nyaman untuk orang lain. Sayangnya, kesadaran gue nggak begitu mantrep dalam pikiran gue, sampai akhirnya itu nggak bisa gue pegang sebagai pondasi awal biar gue bisa berteman dengan dia. Singkatnya, gue kembali diam k...

CHAT : PUSENGGG!!!

Random banget jam segini gue posting di blog. Ini gue nggak tahu efek apa, entah kurang tidur, kurang kopi, kurang minum, kurang, istirahat, kurang makan, atau karena gue masuk giliran kena flu setelah anggota keluarga lain hampir sembuh. Yang jelas, gue ngerasa pusing, bahkan setelah gue makan dan minum. Tadi abis magrib gue udah sempet tidur dan kebangun sekitar jam setengah 8. Habis itu udah deh, gue nggak bisa tidur lagi karena pusing banget. Mana tetangga juga lagi jadi pos nongkrong, jadi makin nggak bisa tidur. Rasanya bener-bener nggak enak banget, dimana mata dan badan lo pengen tidur tapi kepala lo malah pusing, bikin nggak bisa tidur. Alhasil gue iseng buat ngeblog aja, sekalian nyari info cara menghilangkan pusing. Dann...gue menemukan cara mengatasi pusing tanpa obat dari website sehatq.com . Dari 10 cara, yang paling masuk buat gue mungkin dengan duduk dan berbaring, memperbanyak minum. Gue menyadari bahwa gue jarang minum air putih, minum kalau kerasa haus doang. Minum k...

WIB : SALAH BACA

Setelah sekian lama, episode WIB ini sedang jeda, akhirnya kembali dengan nuansa bangke banget hahahaha. Sebelumnya, gue sempet bingung ini cerita bagusnya gue taruh di kolom OTEM atau WIB, karena dibilang OTEM masuk juga, karena gue kepikirannya tengah malem, tapi kebanyakan konten OTEM itu lebih ke kalimat kalimat yang gue pikir lebih serius lebih puitis, sedangkan WIB ini curhatan tongkrongan gitu gayanya. Akhirnya gue memutuskan untuk ngomongin Salah Baca ini di WIB. Keresahan gue dimulai dari saat gue kepikiran, kadang ada orang yang nulis, udah bener ngasih tanda bacanya, tapi beberapa orang kadang salah bacanya, entah diterobos, atau malah bikin tanda baca tambahan yang menurutnya lebih bagus atau lebih terdengar enak gitu. Hal itu bakalan merubah arti dari kalimatnya. Dari situ gue Cuma mikir, yaa nggak salah juga sih, orang punya selera masing-masing, karena punya pikiran masing-masing juga. Jadi nggak heran juga, kalau ada satu kalimat tapi bisa diartikan banyak hal oleh bany...

OTEM : SAMPAI KAPAN?

Masih menjadi pertanyaan bersama, sampai kapan? Padahal sadarnya dari kapan tahun, tapi nggak pernah ada perubahan Semakin ke sini bukannya semakin kenal malah makin nggak paham Nggak tahu apa yang dirasain, nggak tahu apa yang dipikirin Nggak tahu apa yang buat kecewa, nggak tahu jelas penyebabnya Tahunya cuma ngerasa nggak nyaman, ngerasa salah terus Capek sama diri sendiri, pengen menghilang gitu aja Kadang suka mikir, kayaknya gue salah kalau mau mencoba menjadi orang ramah Orang yang ceria dan bisa bikin orang lain nyaman setiap kali di dekat gue Karena ujungnya, gue hanya berpura-pura Ujung-ujungnya gue beneran nggak tahu harus seperti apa Salah kalau lo bisa bantuin orang lain Salah kalau lo mengharap orang lain nyaman sama lo Karena apa yang lo lakukan justru membuat semuanya menjadi sebaliknya Orang yang lo perjuangkan untuk tetap bersama lo, akan pergi Orang yang percaya sama lo, akan menjadi pernah percaya kemudian hilang Mungkin perlu jeda, mungkin lo perlu belajar lebih ba...

OPINI : fR - UNTUK SIAPA?

Cukup lama juga gue nggak absensi di sini. Kemarin setelah datang dengan kalimat-kalimat mengigauu (hahaha) dengan harapan beneran dibaca orangnya, terus dapet respon sesuai, akhirnya gue kembali dengan kewarasan yang yaaa....lumayannnlah. Langsung saja, seperti judul yang gue tulis, For Revenge merilis lagu baru lagi yang judulnya Untuk Siapa? Berdasarkan info dari google, tepat 1 minggu lalu lagu ini dirilis di kanal Youtube Didi Music. Lagu dengan durasi 3:35 menit ini gue rasa dalem banget, cuma gue emang belum nemu poinnya. Awalnya gue pikir ini cerita tentang seorang laki-laki yang berjuang untuk seorang perempuan yang lama-kelamaan dia sadar sebenernya perjuangan itu untuk siapa sih, untuk si cewek biar bahagia atau untuk diri dia sendiri biar bahagia. Itu karena gue salah mendengar lirik di bagian akhir lagu, yang harusnya "Pernah kau beri semua, pernah kau ambil dunia, tanpa pernah ku bertanya..." tapi gue dengernya, "Pernah ku beri semua, pernah ku ambil dunia,...