Masalah sama kamu itu, selalu berat. Tapi jika itu kamu, aku selalu berusaha untuk mampu. Nggak tahu kenapa akhirnya selalu kamu. Sampai detik ini aku juga masih bingung. Selalu kamu yang akhirnya membuat aku kembali tertawa dan menjadi diriku sepenuhnya. Bahkan soal suasana hatiku, juga bergantung sama kamu. Kalau kamu lagi nggak baik-baik aja dan aku yang kena, aku jadi ngerasa salah aja nggak bisa lebih berhati-hati bersikap sama kamu. Selalu kamu yang akhirnya berhasil membuat aku menangis cuma karena kamu diemin aku atau ngomong dengan nada yang nggak enak ke aku, sampai aku ngerasa salah sendiri. Ngerasa salah karena nggak tahu kalau kamu lagi nggak baik-baik aja. Ngerasa salah karena nggak tahu harus gimana, biar kamu bisa baik-baik aja.
Kamu ini sebenernya siapa? Kenapa sebegitu hebatnya? Sampai merubah banyak hal dalam hidupku, selama beberapa tahun belakangan ini. Kenapa juga kita bisa memiliki banyak kesamaan yang akhirnya membuat kita sama-sama nyaman tapi nggak bisa sama-sama. Kenapa juga banyak kebetulan yang sama-sama kita alami. Kenapa kita yang cuma bisa bercanda dan ketawa seseru itu, sedangkan ketika aku dengan yang lain, aku nggak ngerasa sama kayak serunya pas sama kamu. Kenapa juga akhirnya kamu bilang suka padahal kamu tahu kita nggak bisa bersama. Walaupun aku nggak tahu, kamu serius atau bercanda.
Kamu ini, orang yang terasa deket sekaligus jauh dalam waktu yang sama. Aku bisa lihat kamu ketawa, aku bisa lihat kamu marah, tapi aku juga nggak tahu apa itu karena aku? Apa itu beneran? Kamu ini, orang yang aku mau tapi saat ini dunia nggak mau kita. Dan sebisaku cuma membiaskan pikiran dan berusaha baik-baik aja.
Komentar
Posting Komentar