Malam ini, kamu mengirim pesan kepadaku
Lagi
Sudah jarang juga, kita membicarakan sesuatu di luar pekerjaan
Jujur saja aku sempat rindu
Jujur saja aku sempat ingin
Tapi, aku sadar, waktu kita untuk seperti itu, telah habis
Jujur saja, aku sempat ingin memanjakan perasaanku untuk terus menyukaimu
Terus membiarkan perasaan itu ada walaupun kita tidak akan bersama
Walaupun kamu juga nggak akan memilih aku
Tapi, aku kembali sadar, mencintai kamu dengan seperti itu hanya akan menyiksa diriku
Sangat membuang-buang waktu dan membuang-buang kesempatan untuk orang lain
Yang mungkin lebih baik dari kamu
Semenjak saat itu, kita memang menjadi jauh
Kita yang biasanya saling bercanda, berbagi cerita, bertengkar karena hal kecil
Saling meminta maaf karena kelakuan kekanak-kanakan masing-masing
Aku merindukan masa-masa itu
Dan itu katamu juga, bahwa kamu merindukan kita yang dulu begitu dekat
Tapi, aku senang karena sepertinya kamu juga menikmati suasan baru ini
Setidaknya, kamu tidak akan merasa sendirian ketika aku marah
Setidaknya, kamu tidak akan kebosanan selama seharian karena aku yang diam
Setidaknya, kamu tidak akan memiliki alasan lagi untuk marah karena aku
Tapi, itu berat
Satu perjuangan, untuk aku menahan rasa iri yang kau sebut cemburu
Saat melihatmu lebih senang berbicara dengan orang lain dibandingkan denganku
Satu perjuangan, untuk aku meyakinkan bahwa aku tidak apa-apa dengan hal baru ini
Saat kamu lebih senang duduk dan membuka percakapan dengan orang lain dibandingkan denganku
Kamu selalu menjadi manusia yang diam setiap kali di dekatku
Kamu hanya memberi tatapan yang tidak aku pahami
Sama seperti sebelum kamu mengirim pesan kepadaku malam ini
Kamu menatapku untuk beberapa detik
Dan aku memilih untuk segera mengalihkan pandanganku
Karena aku takut, perasaan yang sebenarnya sudah terbiasa tanpa kamu ini
Kembali bergantung kepadamu, yang sebenarnya jelas tidak bisa aku harapkan
Perihal kerinduan itu yang kau bicarakan
Kamu yang mengatakan aku cemburu karena kamu memang lebih dekat dengan orang lain
Kamu yang mengaku bahwa denganku memang semuanya terasa sulit untuk membuka percakapan
Kamu yang juga tidak tahu kenapa bisa seperti itu
Dan aku yang juga mengakui hal yang sama
Bahwa denganmu aku juga tidak mudah
Tapi untuk tanpa kamu, juga aku belum terbiasa
Kamu masih menjadi alasan aku berangkat pagi
Kamu masih menjadi alasan aku memperhatikan semua hal
Kamu masih menjadi alasan aku untuk diam perihal perasaan ini
Tapi, aku harus kembali sadar dan terbiasa untuk tanpa kamu
Karena sekali lagi, aku dan kamu adalah dua orang yang tidak bisa bersama untuk menjadi kita
Karena sekali lagi, kamu juga tidak akan memilihku atas dasar perasaanmu
Karena, kamu hanya sedang kesulitan, kesepian
Dan aku, adalah orang yang sempat mengisi sedikit bagian dari itu
Terima kasih sudah hadir kembali walaupun sesaat
Aku tidak akan kembali lagi untuk obrolan sedalam itu
Aku tidak akan kembali lagi untuk membiarkan perasaanku bergantung lagi kepadamu
Aku akan ada menjadi orang yang seperlunya saja
Komentar
Posting Komentar