“Pernah nggak lo ketemu sama lo sendiri di badan orang lain?” tanyaku. Sebagai pembuka obrolan setelah hening yang panjang.
“Pernah, untuk pertama kalinya, dan itu lo orangnya.” Jawabmu,
lengkap sebelum aku bertanya.
“Sama berarti.” Ucapku mengiyakan dengan mantab.
“Emang sama kita, tuh.” Tambahmu yang kembali memunculkan
hening.
“Kok bisa ya?! Cuma kita atau masih ada orang lain
kira-kira?” tanyaku.
“Nggak tahu, sih. Mungkin ini juga salah satu bukti
omongan lo soal pertemuan nggak selalu soal cinta, soal memiliki, tapi bisa hal
lain.” Jawabmu, yang ternyata masih mengingat sepotong kalimat dariku. Jarang-jarang
kau mengingat apa yang kita bicarakan, karena biasanya kita hanya berdebat
tidak jelas, bercanda yang sama nggak jelasnya. Cuma kita yang paham dan Cuma kita
yang ketawa. Entah saking annoying-nya atau saking nggak lucunya.
“Hahaha, bisa jadi. Karena nyatanya kita ketemu untuk
tahu diri sendiri.” Kataku. Aku sudah kehabisan topik. Kau juga lebih banyak
diam dari biasanya. Entah canggung atau memang suasananya lebih mendukung untuk
merenung daripada berisik tidak penting.
Aku juga tidak tahu, kenapa kita sama-sama mengiyakan
ajakan yang “bercanda” ini. Padahal ini malam minggu dan ada orang yang sedang
menunggu ajakan mainmu atau sekedar pesan, ‘Aku
udah pulang. Gimana hari ini?’ atau pesan-pesan yang lebih mesra lainnya.
“Lo mau nikah nggak?” tanyamu secara tiba-tiba.
“Ha?” tanyaku. Bukan karena tidak mendengar, secara jarak
kita cukup dekat. Aku terkejut karena mendengar pertanyaan asing itu yang
mungkin lebih umum ditanyakan oleh seorang laki-laki.
“Nikah?” ulangmu sambil menoleh ke arahku. Saat itu aku
gugup karena melihat wajahmu yang cukup dekat. Sial! Perasaanku memang tidak
berubah kepadamu.
“Ya mau, tapi nggak sekarang.” Jawabku. Mencoba untuk
tenang.
Kamu kembali diam dan menatap langit sore itu. Andai saja
kamu masih sendiri, mungkin pertanyaan itu akan aku jadikan gerbang untuk
menjalin hubungan serius denganmu. Karena, kamu masih menjadi pilihan hatiku saat
ini dan mungkin sampai nanti.
Komentar
Posting Komentar