Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

Sepenggal Cerita : Kita ke Sana

Kami hanya saling bersitatap kemudian Ibel mengangguk dan berjalan menuju sepeda motor tua miliknya. Aku mengikuti di belakangnya dengan pasrah. Dia galau lagi. “Ya Allah, Ibel. Kapan sih lo baik-baik ajaaaaa?!!!” seruku dalam perjalanan. “Gue capek, Bel jadi sandaran lo terus!!!!” tambahku. Beberapa pengendara yang menyalip kami menoleh heran ke arah kami. “Berisik, malu dilihatin orang!” ucap Ibel sambil mencoba menepuk kakiku. Akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di sebuah jembatan yang menyuguhkan pemandangan langit sore lengkap dan jelas dengan matahari yang akan berjalan tenggelam di ujung Barat. Ibel masih terdiam. Aku hanya berkali-kali menghela napas. “Bisa nggak sih lo napas tapi nggak bersuara!” ucap Ibel menoleh kesal ke arahku. “Bel, harusnya gue yang marah sama lo. Bisa nggak sih, lo seneng. Lo ikhlasin semuanya termasuk cewek itu! Mau sampai kapan lo kayak gini?” ucapku. “Lo, sih. Nggak pernah pacaran. Nggak tahu kan susahnya ngelupain orang yang pernah sama-sama sama...

Sepenggal Cerita : Tentang Dia #2 Ellia

“Baru sadar aja kalau dari awal saya yang salah, karena tetap suka sama orang yang nggak bisa dimilikin.” Ucapku kemudian merubah posisi duduk bersila. Sebenarnya aku enggan menceritakan hal itu, tapi laki-laki yang baru aku temui bernama Bilal ini, selalu bisa memecahkan pertahananku. “Biasanya emang gitu, nyadarnya telat. Nggak seru kali kalau hal-hal nyakitin tapi sadar di awal.” “Nanti nggak ada efek kejutnya ya?!!! Hahahaha,” “Tapi kalau pengen ngerasain efek kejut yang mantep, itu pinjem alat kejut dokter aja, lumayan tuh kalau pakai tegangan tinggi.” “Orang sadar bisa langsung pingsan ya,” “Hahahaha...emang beda dunia sampai nggak bisa dimilikin?” “Beda waktu sih, di sini malam di sana pagi.” “Ohhh...yang sini udah sayang tapi yang sana malah pergi?” “Hahahaha, nggak kepikiran loh sampai situ....” “Berapa lama emangnya?” Aku diam dan mencoba mengingat-ingat, “lumayan, dua tahun mungkin.” “Udah ngapain aja sampai baru sadar? Hahaha” Aku melirik ke arahnya, agar tidak berpikir mac...

Sepenggal Cerita : Tentang Dia #1 Bilal

Nggak seperti biasanya, pagi ini cuaca terlihat tidak akan cerah. Mendung yang merata dan sinar matahari yang datang-hilang. Padahal aku sudah menata niat untuk berjemur dan sedikit refleksi diri setelah beberapa hari ini tidak baik-baik saja. Sungguh, ku kira seorang laki-laki tidak akan mengalami masa-masa mellow seperti ini dan ternyata memang semenyebalkan itu. Walaupun hari ini banyak hal yang akan berubah, ada satu hal yang tetap. Selain aku yang masih bernapas, perempuan itu yang berjalan dengan jaket biru tua, di waktu yang sama dan gaya yang sama. Beberapa hari terakhir aku melihat perempuan itu mengelilingi lapangan bola dekat rumah. Terlihat seperti orang berolah raga tapi pakaian yang ia kenakan sama sekali tidak mencerminkan hal tersebut. Seperti yang aku bilang, akan ada banyak hal yang berubah hari ini, termasuk niatku untuk pergi bersepeda, yang aku ganti dengan lari keliling lapangan bola, sekaligus mencari tahu siapa perempuan itu. Baru juga dua kali putaran gerimis m...

CHAT : Deep Talk

Udah lama nggak nulis, udah lama nggak nongkrong, banyak hal yang akhirnya gue nggak papa-kan, berusaha untuk baik-baik aja. Gue ngerasa udah jarang nangis. Sekalinya nangis cuma netes doang dan udah. Tapi justru itu yang buat gue ngerasa nggak lega. Rasanya ada yang ketahan, rasanya makin nyesek, tapi gue juga nggak tahu harus gimana. Mungkin ada seminggu terakhir ini, gue rutin minum Vitamin B kompleks yang dipercaya bisa nurunin stress. Hampir setiap pagi gue ngerasa nggak beres, mood swing, penat. Makanya gue selalu minum itu. Dan hari ini, mungkin karena semuanya lagi capek, banyak kerjaan yang bukannya selesai malah nambah terus. Kayaknya ada kalimat gue yang nyakitin perasaan rekan kerja gue dan bikin suasananya jadi canggung. Gue udah minta maaf dan mencoba bercanda, tapi dia cuma diem aja. Nggak cuma satu orang, ada rekan lain yang gue juga nggak tahu apa gue ada salah bilang ke dia juga. Tapi mendadak nggak enak juga sikapnya ke gue. Anjing, hahahaha. Selama dikerjaan gue cum...

CHAT : APES tapi nggak papa

"Hidup itu masalah, makanya jangan nambah masalah." Itu cukup menjadi pengingat bagi gue untuk tidak terlalu memusingkan sesuatu. Mungkin seminggu yang lalu, gue mencoba pakai skin care yang lama nggak gue pakai. Alhasil, bukannya baik malah jadi iritasi. Kedua mata gue bengkak dan merah-merah, kulit wajah kering dan ngelupas, rasanya panas dan perih. Muncul jerawat-jerawat. Saat itu, gue mau marah tapi gimana marahnya, orang kesalahan sendiri. Belum selesai sampai di situ, pas gue buka laptop mendadak keyboard gue error dan makin hari makin nambah tombol yang mati. Awalnya sedih dan tentu marah tadi, tapi nggak tahu kenapa, tiba-tiba tenang sendiri. Dalam batin gue cuma bilang, "ya udahlah, nyari solusi obat aja, laptop juga masih bisa diservisin. Soal uang masih bisa dicari, kita ambil yang urgent dulu." dan Alhamdulillah semua aman jadinya. Muka gue juga perlahan membaik dan laptop gue juga udah dibenerin walaupun ujungnya kumat lagi. Sama halnya beberapa waktu l...