Langsung ke konten utama

Happy New Year!!!! 2024

Alhamdulillah, gue masih merasakan udara di 2024. Tapi juga ada dibeberapa tempat justru menjadi awalan yang kurang mengenakkan. Turut berduka atas tertimpanya musibah dibeberapa tempat baik karena gejala alam maupun perubahan musim. Seperti di tempat gue yang sekarang udah mulai sering hujan dan ada angin kencangannya. Semoga semua diberikan keselamatan dan kita bisa mulai evaluasi untuk kehidupan selanjutnya.

Ada projek baru nggak nih?

Boro-boro projek baru, yang kemarin-kemarin aja nggak full realisasinya. Tapi apapun yang sudah gue kerjakan, selalu gue syukuri dan gue bangga udah bisa melakukan semua itu. Jadi, untuk saat ini gue masih belum kepikiran untuk membuat projek baru. Malahan gue akan membuat blog ini makin santai dengan gue upload semaunya aja. (Padahal dari kemarin tahun juga gitu)

Ada harapan baru nggak nih?

Nggak cuma di awal tahun sih, tapi disetiap harinya gue selalu berharap seiring berjalannya waktu gue bisa jauh lebih baik, entah itu dari segi keuangan, segi kesehatan, segi emosional, semuanyalah.

Kalau rencana di tahun ini apa?

Berhubung gue ini bukan orang yang sering membuat plan untuk jangka panjang, gue tidak merencanakan apapun. Saat ini gue cuma menjalankan apa yang terjadi aja. Adapun rencana yang gue bikin sekedar rencana harian. Paling jauh adalah rencana mingguan yaitu perihal keuangan. Rencana tiap harinya jelas selalu terus belajar mengenali diri sendiri dan mempelajari lingkungan gue. Gue ada niatan untuk baca buku lagi soal kesehatan mental tentang pengelolaan emosi, dan semacamnya. Semoga saja ini bisa.

Udah mulai ditanyain soal pasangan belum?

Beberapa kali udah, apalagi teman sebaya dan rekan yang usianya di bawah gue udah banyak yang nikah. Tapi it's okayyy...gue nggak masalah. Perkara pasangan gue serahkan kepada Yang Maha Kuasa. Usaha gue sebatas gue udah masukkin biodata diri ke biro jodoh aja.

Yaaa...kurang lebih begitulah. Semoga saja semua bisa gue awali dengan baik dan menghasilkan hal baik pula.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

OTEM: HERAN

Malam ini gue lagi pengen lari dari dunia karena beberapa hal yang cukup ganggu pikiran gue. Udah coba gue tulis, tapi nggak keluar dengan baik. Alakhir, gue memilih untuk baca kembali tulisan-tulisan gue di blog ini. Ada surat terbuka buat temen gue, curhatan gue, kejujuran gue, semua dipenuhi dengan kalimat yang bikin gue heran sendiri, kok bisa ya gue nulis kalimat-kalimat itu, yang menurut gue nggak buruk-buruk amat. Dibandingkan dengan sekarang yang sama sekali tidak produktif (lagi, entah yang keberapa kalinya). Ada perasaan sedih karena gue kehilangan skill menulis, otak gue kayak udah stuck nggak bisa nulis kata-kata yang puitis atau bijak. Bisanya jujur, yang kalau dibaca lagi jadi jijik. Tapi, gue tetap menghargai diri gue yang sekarang, begitu apa adanya (kosong), yang sudah banyak melewati jalanan berpaku dan masih bertahan hidup dengan baik. Level yang makin naik walaupun mode nyicil setengah-setengah. Otaknya yang mulai logis tanpa matiin perasaan. Makin mandiri beneran s...

BKN: Buka Kran Nulis

Wallaaaa Gue kembali datang dengan projek baru. Dih, kebanyakan projek nggak ada yang jalan semua. Betul. Sebelumnya gue udah bikin OTEM, singkatan dari Obrolan Tengah Malam. Yang isinya obrolan di kepala gue, yang bikin gue susah tidur. Gue juga punya OPINI, yang isinya pendapat gue soal topik tertentu, yang menurut gue menarik untuk gue share. Ada juga CHAT, yang isinya curhatan gue. Masih banyak lagi projek-projek yang gue buat tapi pada akhirnya berhenti. Namanya juga anak labil. Terus, BKN itu apa? Alasan gue ngebangun projek ini, karena gue sempat mengalami stuck dalam menulis. Sebelumnya nulis adalah cara gue untuk mengeluarkan stres, tapi saat itu nulis justru menjadi tekanan, karena gue harus memikirkan alur yang gue tulis nyambung atau nggak, gue memikirkan penyusunan katanya. Sampai akhirnya nggak ada satu kalimat pun yang ketulis. Di projek ini, gue cuma nulis apa yang ada di kepala gue, nggak mikirin ini alurnya nyambung nggak, ini susunan katanya bagus nggak, pemilihan ka...

Sepenggal cerita Lana #8

Aku memandangi punggung kecilnya dari belakang. Kami janjian untuk bertemu di cafe langganan. Sejak kejadian terakhir, kami tidak bertemu lagi, karena keesokan harinya aku mendapatkan surat pemindahan kerja. Yang tidak aku bayangkan adalah, Lana menangis terus-terusan mendengar kabar tersebut, bahkan saat mengatarkan ku ke bandara, matanya masih terlihat bengkak. "Kita bakalan asing ya?" tanyanya. "Nggak tahu, tergantung masing-masing." jawabku. "Lo mau kita asing?" tanyanya lagi. "Nggak." jawabku. "Kabarin gue ya, nggak papa tengah malem. Kalau lo nggak ada bahan, kirim aja tanda titik, nanti gue cariin bahan di Pak Samsul." ucapnya. "Hahaha, emang gue mau ngejahit." ucapku. Hening kemudian. "Vin, kalau suatu hari di sana lo ketemu orang lain, bilang sama gue ya." ucapnya kemudian. "Biar apa?" tanyaku. "Ya biar gue tahu aja terus jalan ke mana." jawabnya. "Kalau lo yang ketemu orang lain, ba...