Memang sangat disayangkan, hubungan mereka yang sudah berjalan cukup lama harus selesai karena ada kesalahpahaman. Keduanya saat itu sama-sama sibuk bekerja dan jarang bertemu. Sampai suatu ketika ada orang yang sepertinya tidak menyukai hubungan Dika dan Kana, ia mengirimi Kana foto Dika yang sedang berjalan dengan seorang perempuan. Kana mengira Dika selingkuh padahal itu adalah salah satu kliennya yang memang sudah kenal dengan Dika sebelumnya dan sangat akrab. Kana yang sudah terlanjur marah akhirnya memutus hubungannya sepihak. Dika yang masih ingin memperbaiki hubungannya bermaksud menyusul Kana tapi waktu memang tidak berpihak kepada hubungan mereka, salah satu rekan kerjanya, seorang laki-laki setengah perempuan itu memeluk Kana yang sedang menangis. Saat itu Dika marah dan menyetujui putusnya hubungan mereka. Kana menghela napas lagi. Tidak ada semangat yang tersisa dalam dirinya. Pikirannya juga mulai kacau memikirkan kemungkinan-kemungkinan saat sampai di sana. Pukul 4 subuh...